| dc.description.abstract | Pengembangan usaha dibidang hortikultura selain meningkatkan perolehan devisa negara juga mempunyai peranan yang sangat penting, antara lain meliputi upaya peningkatan pendapatan petani, penyerapan tenaga kerja di pedesaan dan meningkatkan gizi masyarakat. Selama tahun 1989 - 1993 ekspor buah-buahan meningkat nilainya hampir lima kali sedangkan sayuran meningkat nilainya lebih dari dua kali (BPS, 1994). Dilain pihak, impor komoditas hortikultura juga semakin meningkat. Mengingat komoditas hortikultura umumnya mudah rusak (perishable), beragam, sebagian bersifat musiman dan masih terpancar, maka diperlukan cara-cara tertentu dalam penanganan pasca panen untuk menekan kehilangan dan kerusakan mutu.
Tujuan penelitian ini adalah (1) merancang sistem pengaturan komposisi gas untuk penyimpanan buah/sayur secara atmosfir terkendali (CA), (2) merancang sistem pengukuran laju respirasi buah-buahan/sayuran, dan (3) melakukan pengukuran laju respirasi brokoli pada berbagai komposisi gas. Keberhasilan rancangan ini dapat digunakan dalam penentuan kondisi CA optimum untuk komoditas hortikultura, untuk menentukan laju respirasi pada kondisi CA dan penentuan permibilitas film plastik, yang merupakan data penting dalam sistem penyimpanan komoditas hortikultura baik secara MAP maupun CAS.
Penelitian dilakukan dalam empat tahap, yaitu (1) perancangan alat, (2) penentuan kondisi operasi kromatografi gas (GC), (3) pengujian performansi pencampur gas, dan (4) pengukuran laju respirasi brokoli pada kondisi CA...dst | id |