View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Mathematics and Natural Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Mathematics and Natural Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Film PVA-Fraksi dari Ekstrak Aseton Sansevieria trifasciata sebagai Peredam Radiasi Elektromagnetik dan Panas pada Smartphone

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (502.4Kb)
      Fulltext (5.105Mb)
      Lampiran (374.0Kb)
      Date
      2023-03
      Author
      Rahmani, Nabiila
      Syahbirin, Gustini
      Ilmiawati, Auliya
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Perkembangan teknologi mendorong terciptanya smartphone berkemampuan tinggi. Smartphone kini tidak hanya digunakan sebagai alat komunikasi, melainkan dapat digunakan untuk mempermudah pekerjaan manusia yang menyebabkan tingginya durasi penggunaan smartphone. Penggunaan smartphone secara terusmenerus dapat meningkatkan paparan radiasi elektromagnetik yang berdampak buruk bagi kesehatan manusia. Smartphone yang terlalu sering digunakan juga dapat menyebabkan panas berlebih yang memicu berbagai masalah kesehatan. Penelitian terdahulu telah melaporkan khasiat polivinil alkohol (PVA) dan tanaman lidah mertua sebagai peredam radiasi elektromagnetik dan panas pada berbagai alat elektronik termasuk smartphone. Film yang dibuat dari campuran PVA dan ekstrak aseton lidah mertua memberikan penurunan radiasi elektromagnetik dan panas paling tinggi dibandingkan ekstrak etanol dan diklorometana, namun identifikasi senyawa yang memberikan penurunan radiasi elektromagnetik dan panas belum dilakukan, sehingga dalam penelitian ini dilakukan fraksionasi ekstrak aseton lidah mertua dan pembuatan film dari campuran PVA dengan fraksi dari ekstrak aseton lidah mertua yang bertujuan untuk melacak keberadaan senyawa yang berperan dalam menurunkan radiasi, menguji radiasi elektromagnetik dan panas pada smartphone, dan menganalisis senyawa menggunakan LC-MS/MS. Tanaman lidah mertua dimaserasi dengan aseton lalu ekstrak aseton dipartisi sehingga didapatkan fraksi n-heksana, diklorometana, etil asetat, dan air. Film dibuat dengan mencampurkan PVA, gliserol, dengan keempat fraksi tersebut menggunakan teknik solution casting. Film yang berisi PVA saja juga digunakan sebagai pembanding. Kelima film kemudian ditempelkan pada smartphone lalu dilakukan uji radiasi elektromagnetik dan panas. Film PVA + fraksi air dan PVA + fraksi etil asetat menurunkan radiasi elektromagnetik tertinggi diantara kelima film yaitu sebesar 25,34% dan 2,64%, juga menurunkan suhu smartphone tertinggi sebesar 3,82 oC dan 2,8 oC selama 30 menit. Fraksi air dan etil asetat kemudian difraksionasi lebih lanjut menggunakan kromatografi radial (KR) dan kromatografi lapis tipis preparatif (KLTP), kemudian sub fraksi air dan etil asetat dianalisis menggunakan LC-MS/MS. Hasil analisis LC-MS/MS menunjukkan bahwa dugaan senyawa yang terdapat pada kedua fraksi dan diduga berperan dalam menurunkan radiasi elektromagnetik maupun panas pada smartphone adalah senyawa steroid yaitu stigmasterol dan ergosterol peroksida, juga senyawa ftalat yaitu di-(2- etilheksil) ftalat dan diisononil ftalat. Senyawa steroid diduga menurunkan radiasi elektromagnetik dengan mekanisme kerugian konduktif dan menurunkan panas smartphone dengan meningkatkan jalur bebas fonon, sedangkan senyawa ftalat diduga menurunkan radiasi elektromagnetik dengan mekanisme polarisasi.
       
      Technological developments have prompted the production of highly advanced smartphones. However, various advanced features of smartphones cause them to heat up quickly and emit more electromagnetic radiation which is harmful for human health. Therefore, smartphone protection is needed to solve these issues. This study is aimed to create a film from S. trifasciata plant based on polyvinyl alcohol (PVA) to reduce electromagnetic and heat radiation on smartphones. S. trifasciata plant were macerated with acetone and partitioned with n-hexane, dichloromethane (DCM), ethyl acetate, and water. The films were made by mixing PVA with the four fractions. Out of four layers of film, PVA+water and PVA+ethyl acetate fraction reduced the highest electromagnetic radiation by 25.34% and 2.64%, also reduced the highest smartphone heat by 3.82 oC and 2.8 oC. The results of the LC-MS/MS analysis show that the compounds thought to be contained in both fractions and play a major role in reducing electromagnetic and heat radiation in smartphones are di-(2-ethylhexyl) phthalate, diisononyl phthalate, and two steroidal compounds namely stigmasterol and ergosterol peroxide.
       
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/119438
      Collections
      • MT - Mathematics and Natural Science [4143]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository