Show simple item record

dc.contributor.advisorWinarno, F.G.;
dc.contributor.advisorNur, M. Anwar;
dc.contributor.advisorHardjo, Suhadi;
dc.contributor.advisorHardjo, Suhadi;
dc.contributor.authorEffendi, Sulaiman
dc.date.accessioned2023-06-16T09:11:00Z
dc.date.available2023-06-16T09:11:00Z
dc.date.issued1982
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/119403
dc.description.abstractTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fermentasi, perendaman dan penyimpanan terhadap mutu biji cokelat yang dihasilkan. Penelitian ini dilakukan di Perkebunan Bunisari dan di Laboratorium Biokimia Balai Penelitian Perkebunan Bogor. Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis biji cokelat (A), lama fermentasi (B), perendaman (C), dan lama penyimpanan (D). Jenis biji cokelat terdiri dari DR (Djati Runggo), AFBAR (Afrika Barat), dan UAH (Upper Amazon Hybrid). Lama fermentasi terdiri dari 3, 4, 5, 6, dan 7 hari. Perlakuan perendaman terdiri dari tanpa perendaman dan diberi perendaman. Lama penyimpanan terdiri dari O, 1, dan 2 bulan. Mutu biji cokelat dinilai dari parameter-parameter berikut: kadar asam amino bebas, kadar gula pereduksi, total polifenol, pH, theobromine, kadar lemak, skor rasa dan skor aroma. Kadar asam amino bebas dan gula pereduksi tertinggi untuk DR dicapai setelah fermentasi lima hari, untuk AFBAR lima hari dan UAH enam hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fermentasi, perendaman dan penyimpanan terhadap mutu biji cokelat yang dihasilkan. Penelitian ini dilakukan di Perkebunan Bunisari dan di Laboratorium Biokimia Balai Penelitian Perkebunan Bogor. Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis biji cokelat (A), lama fermentasi (B), perendaman (C), dan lama penyimpanan (D). Jenis biji cokelat terdiri dari DR (Djati Runggo), AFBAR (Afrika Barat), dan UAH (Upper Amazon Hybrid). Lama fermentasi terdiri dari 3, 4, 5, 6, dan 7 hari. Perlakuan perendaman terdiri dari tanpa perendaman dan diberi perendaman. Lama penyimpanan terdiri dari O, 1, dan 2 bulan. Mutu biji cokelat dinilai dari parameter-parameter berikut: kadar asam amino bebas, kadar gula pereduksi, total polifenol, pH, theobromine, kadar lemak, skor rasa dan skor aroma. Kadar asam amino bebas dan gula pereduksi tertinggi untuk DR dicapai setelah fermentasi lima hari, untuk AFBAR lima hari dan UAH enam hari.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcFood technologyid
dc.subject.ddcFruit preservationid
dc.titlePengaruh kondisi pengolahan terhadap mutu biji coklat (Theobroma cacao L.) di perkebunan Bunisariid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordTheobroma cacao;id


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record