Show simple item record

dc.contributor.advisorAsngari, Pang S
dc.contributor.advisorTjitropranoto, Prabowo
dc.contributor.advisorAdhi, Andriyono Kilat
dc.contributor.authorArief, Zainal Abidin
dc.date.accessioned2023-06-16T09:05:49Z
dc.date.available2023-06-16T09:05:49Z
dc.date.issued1996
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/119379
dc.description.abstractPenelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Propinsi Jawa Barat, yaitu pada dua Ke- lompok Tani Kelas Lanjut (KTKL) dan Kelompok Tani Kelas Madya (KTKM). Proses adopsi inovasi tanaman sayuran datar- an tinggi (TSDT) oleh petani TSDT merupakan salah satu hal penting bagi kegiatan penyuluhan pertanian, dan kecepatan adopsi sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Hal ini sangat tergantung antara lain oleh sifat-sifat inovasi, yang terdiri dari (1) keuntungan relatif, (2) kesesuaian, (3) kerumitan, (4) dapat dicoba, (5) pengamatan, dan (6) ketersediaan sarana dan prasarana. Selain itu, juga di- pengaruhi oleh faktor sosial ekonomi petani yang terdiri dari: (1) intensitas penyuluhan, (2) hubungan sosial, dan (3) pendapatan petani TSDT. Faktor terpilih yang dikaji dalam penelitian ini adalah sifat-sifat inovasi yang diduga sebagai penentu adopsi inovasi teknologi TSDT, dan faktor sosial ekonomi petani TSDT. Kedua faktor tersebut diduga ada hubungannya dengan tingkat adopsi inovasi teknologi TSDT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) ting- adopsi inovasi teknologi TSDT oleh ani TSDT, (2) sifat-sifat inovasi anggota kelompok TSDT, (3) hubungan sifat-sifat inovasi TSDT dengan tingkat adopsi inovasi eknologi TSDT, (4) hubungan tingkat adopsi inovasi teknologi TSDT dengan faktor sosial ekonomi petani TSDT, dan (5) perbedaan tingkat adopsi inovasi teknologi TSDT antara petani KTKL dengan KTKM. Populasi penelitian ini adalah anggota kelompok tani TSDT. Sampel lokasi ditetapkan secara "purposive sampling" yang ditentukan berdasarkan pada luas areal dan jumlah kelompok tani TSDT. Dalam hal ini ditetapkan Wilayah Kerja Balai Penyuluhan Pertanian di Kecamatan Pacet dengan empat desa terpilih yaitu Desa Ciputri, Desa Ciherang, Desa Cipendawa, dan Desa Sukatani. Penentuan responden dilaku- kan berdasarkan kelas kelompok tani yang ada di WK-BPP Pacet. Kelompok tani tersebut adalah (1) Kelompok Tani Kelas Lanjut (KTKL), dan (2) Kelompok Tani Kelas Madya (KTKM)....dstid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcAgricultural researchid
dc.subject.ddcVegetableid
dc.subject.ddcInnovationid
dc.titlePengadopsian Teknologi Tanaman Sayuran Dataran Tinggi (TSDT) oleh Kelompok Tani (Kasus di Ke- camatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat).id
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordfarmersid
dc.subject.keywordinnovation adoption processid
dc.subject.keywordindividual characteristicsid
dc.subject.keywordinnovation adoption processid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record