Show simple item record

dc.contributor.advisorNasrullah, Nizar
dc.contributor.advisorSulistyantara, Bambang
dc.contributor.authorMulgiati, Ugit
dc.date.accessioned2023-06-14T06:30:56Z
dc.date.available2023-06-14T06:30:56Z
dc.date.issued2010
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/119168
dc.description.abstractKonversi ruang-ruang terbuka menjadi ruang terbangun menjadi salah satu penyebab perubahan iklim mikro di perkotaan, khususnya di wilayah Jakarta Pusat. Ketidak-seimbangan antara proporsi ruang terbangun dengan ruang terbuka dan ruang terbuka hijau (RTH) menyebabkan penurunan kenyamanan lingkungan. Unsur iklim yang mempengaruhi kenyamanan manusia adalah suhu, kelembaban udara, dan radiasi matahari. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis pengaruh luasan vegetasi terhadap suhu dan kelembaban udara di perkotaan, sebagai faktor penunjang kenyamanan pada lingkungan perkotaaan (2), menganalisis luasan ruang terbuka hijau (RTH) yang optimal pada wilayah Jakarta Pusat, dari sisi untuk pembentukan lingkungan yang nyaman. Penelitian dilaksanakan di wilayah Jakarta Pusat. Kegiatan penelitian dilakukan sejak tahap persiapan pada bulan Januari–Maret 2008. Pengamatan lapang hingga pengambilan data dilakukan pada bulan April–Agustus 2008. Pengukuran suhu dan kelembaban dilakukan pada tanggal 5, 6, dan 7 April 2008. Pengamatan dilakukan pada saat suhu udara tertinggi, yaitu pada jam 11.00–14.00 WIB. Titik pengamatan dilakukan pada 49 grid dengan ukuran gbrid 500 m X 500 m. Hasil dari penelitian ini adalah persentase luasan RTH terendah 0,12% dengan suhu 38,5oC dan kelembaban 39% di Kelurahan Cempaka Baru Kecamatan Kemayoran. Sedangkan persentase luasan RTH tertinggi adalah 5,29% dengan suhu 35,1oC dan kelembaban 51% di Kelurahan Gondangdia Kecamatan Menteng. Suhu dan kelembaban rata-rata pada area penelitian adalah 36,8oC dan 44,72% dengan persentase luas RTH 2,04%. Berdasarkan analisis data antara persentase luasan RTH dengan suhu dan luasan RTH dengan kelembaban relatif udara terdapat hubungan bahwa semakin besar persentase luasan RTH pada suatu lingkungan maka suhu udara akan menurun. Hubungan lainnya yaitu, semakin besar persentase luasan RTH maka akan meningkatkan kelembaban relatif pada lingkungan tersebut. Penurunan suhu udara sebesar 0,47oC terjadi bila penambahan luas RTH sebesar 1% (122.500 m2), dan akan terjadi peningkatan kelembaban udara sebesar 2,05%......dstid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcLandscapeid
dc.subject.ddcTowid
dc.titlePengaruh Penutupan Vegetasi Terhadap Kenyamanan Kotaid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordvegetation coverageid
dc.subject.keywordtemperatureid
dc.subject.keywordrelative humidityid
dc.subject.keywordurban amenityid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record