Show simple item record

dc.contributor.advisorHutagaol, Manuntun Parulian
dc.contributor.authorPrahara, Guntur
dc.date.accessioned2023-06-14T05:45:46Z
dc.date.available2023-06-14T05:45:46Z
dc.date.issued2010
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/119098
dc.description.abstractDalam proses pembangunan, Provinsi Kalimantan Barat mengalami permasalahan sosial dan ekonomi antara lain ketertinggalan dengan provinsi lain di Pulau Kalimantan serta adanya fenomena disparitas yang ditandai dengan PDRB per kapita kabupaten-kabupaten di kawasan perbatasan lebih kecil dari kabupaten di kawasan bukan perbatasan dan kota. Fenomena tersebut dipertegas dengan makin meningkatnya perbedaan PDRB per kapita antara kawasan perbatasan dengan kawasan bukan perbatasan setiap tahunnya. Kondisi tersebut akan mengancam disintegrasi bangsa khususnya stabilitas di kawasan perbatasan karena kondisi perekonomian perbatasan Malaysia lebih baik dibandingkan dengan perbatasan Indonesia. Berdasarkan kondisi tersebut, maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji disparitas PDRB per kapita antar dan di dalam kelompok di Provinsi Kalimantan Barat, mengkaji tendensi disparitas PDRB per kapita antar dan di dalam kelompok di Provinsi Kalimantan Barat, mengkaji hubungan disparitas dengan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Barat, dan mengkaji faktor-faktor pertumbuhan ekonomi pada masing-masing kelompok di Provinsi Kalimantan Barat sehingga disparitas antar kelompok semakin mengecil. Dalam rangka mengatasi permasalahan disparitas yang semakin melebar antara kawasan perbatasan dengan kabupaten/kota di luar perbatasan sekaligus mensejajarkan diri dengan provinsi lain di Pulau Kalimantan, maka perlu dilakukan percepatan pembangunan wilayah perbatasan. Untuk melakukan percepatan pembangunan wilayah perbatasan perlu dikaji secara ilmiah kondisi ketertinggalan kawasan perbatasan (khususnya dalam bidang ekonomi) dibandingkan kawasan lain di Provinsi Kalimantan Barat sehingga diharapkan pengembangan pada wilayah perbatasan sesuai dengan karakteristik fungsionalnya untuk mensejajarkan diri dengan kawasan lain di sekitarnya yang lebih berkembang ataupun untuk mensinergikan dengan perkembangan negara tetangga. Dengan demikian perlu dilakukan disagregasi wilayah untuk melakukan percepatan pembangunan di Kalimantan Barat supaya semua bisa berkembang sesuai dengan karakteristik fungsionalnya wilayah masing-masing. Disagregasi wilayah dalam penelitian ini meliputi kelompok kabupaten perbatasan, kabupaten bukan perbatasan, dan kota. Dalam penelitian ini digunakan beberapa metode untuk menjawab tujuan dari penelitian. Disparitas PDRB per kapita antar dan di dalam kelompok di Provinsi Kalimantan Barat diukur dengan menggunakan indeks Theil. Tendensi dari disparitas yang terjadi antar dan di dalam kelompok di Provinsi Kalimantan Barat dianalisis dengan analisis sigma (σ) convergence dan beta (β) convergence. Beta (β) convergence yang dianalisis dalam penelitian ini hanya konvergensi beta absolut. Dalam penelitian ini juga dihitung waktu yang diperlukan untuk menurunkan setengah dari ketimpangan pendapatan awal antardaerah (half-life of convergence).....dstid
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Argicultural University (IPB)id
dc.subject.ddcRegionalid
dc.subject.ddcRural developmentid
dc.titleAnalisis Disparitas Antar Wilayah terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Kalimantan Baratid
dc.typeThesisid
dc.subject.keyworddisparityid
dc.subject.keywordconvergenceid
dc.subject.keywordTheil indexid
dc.subject.keywordfixed effectid
dc.subject.keywordeconomic growth.id


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record