Show simple item record

dc.contributor.advisorFahrudin, Ahmad
dc.contributor.advisorSobari, Mohammad Priatna
dc.contributor.authorSulistianto, Erwan
dc.date.accessioned2023-06-14T05:31:46Z
dc.date.available2023-06-14T05:31:46Z
dc.date.issued2010
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/119065
dc.description.abstractPerairan Kota Bontang merupakan daerah yang memiliki ekosistem terumbu karang yang cukup luas, yaitu sekitar 8.744 ha. Ekosistem terumbu karang tersebar hampir di seluruh bagian pesisir dan pulau-pulau Kota Bontang. Lokasi ekosistem terumbu karang di Perairan Bontang terdapat di daerah Tanjung Sengkubur, Selangan, Melahing, Pulau Agar-agar, Tebok Batang, Kedindingan, Beras Basah, Manuk-Manukan, Karang Segajah, Karang Kiampau, dan Tihiktihik. Berdasarkan hasil survey yang telah dilakukan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bontang, telah ditemukan jenis-jenis karang diantaranya adalah karang keras (hard coral) dan karang lunak (soft coral). Hard coral lebih dominan ditemukan daripada soft coral. Beberapa jenis hard coral yang ditemukan yaitu Acropora, Montiphora, Euphylia, Plerogyra, Fungia, Heliofungia, Caulastrea., Pectinia, Goniopora, Millepora. Menurut Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Bontang (2009), tingkat kerusakan terumbu karang di Kota Bontang mencapai 50 persen. Mayoritas penyebab kerusakan terumbu karang disebabkan oleh aktivitas penangkapan ikan yang merusak seperti penggunaan bom dan bius, kerusakan juga disebabkan sedimentasi, penggunaan jangkar dan kondisi alam. Pemboman di daerah terumbu karang untuk menangkap ikan, ikut menghancurkan terumbu karang yang notabene habitat berbagai macam jenis biota laut. Pembiusan menggunakan cyanida merusak terumbu karang karena membunuh Zooxhantella, hewan dan tumbuhan yang hidup di batu karang. Dengan matinya Zooxhantella, siklus kehidupan di ekosistem di terumbu karang akan terputus. Penelitian penilaian ekonomi terhadap ekosistem terumbu karang perlu dilakukan dalam hal penilaian manfaat penggunaan baik secara langsung maupun tidak langsung, dan non-penggunanaan. Dengan diketahuinya nilai ekonomi dari ekosistem terumbu karang diharapkan dapat menjadi informasi yang penting untuk proses pengambilan keputusan dalam pengelolaan ekosistem terumbu karang yang optimal......dstid
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Argicultural University (IPB)id
dc.subject.ddcMarine productsid
dc.subject.ddcCoralid
dc.titleValuasi Ekonomi Ekosistem Terumbu Karang di Kawasan Perairan Kota Bontangid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordCoral Reef Ecosystemid
dc.subject.keywordTotal Economic Valueid
dc.subject.keywordManagement Scenarioid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record