| dc.description.abstract | Penelitian yang dilakukan di jalan tol Jagorawi km 11 - 15 ara11, Bogor - Jakarta bertujuan untuk mengetahui kemampuan daun enam tanaman penghijauan tol Jagorawi dalm menjerap timbel di udara, perubahan struktur anatomi daun tanaman penghijauan sebagai respon terhadap pencemaran timbel, lokasi terakumulasinya partikel timbel dalam jaringan daun dan peran tanaman penghijauan dalam menjerap timbel dari udara. Hasil analisis kandungan timbel daun menunjukkan nilai dari yang tertinggi sampai terendah adalalah sebagai berikut : grnelina (Gmelina arborea) 11.44 ppm, kasumba (Bixa orellana) 9.41 ppm, bungur (Lagerstroemia speciosa) 7.62 ppm, tanjung (Mimusops elengi) 7.31 ppm, sawo duren (Chrysophyllum cainito) 7.09 ppm dan angsana (Pterocarpus indicus) 5.95 ppm. Pengamatan sayatan paradennal menunjukkan bahwa tanaman kontrol memiliki panjang: lebar dan luas sel penjaga stomata; jumlah dan indeks stomata yang relatif lebih besar dibandingkan dengan tanaman penghijauan tol Jagorawi. Pengamatan sayatan transversal menunjukkan tidak terdapat abnonnalitas struktur anatomi daun pada keenam tanarnan penghijauan yang diteliti. Lokasi terakumulasinya timbel yang diidentifikasi dengan larutan penanda sodium rhodizonat menunjukkan partikel timbel terdapat pada celah stomata, ruang antarsel jaringan palisade dan bunga karang serta melekat pada trikoma. ..dst | id |