Show simple item record

dc.contributor.advisorSinaga, Meity Suradji
dc.contributor.advisorAnas, Iswandi
dc.contributor.advisorSudjono, Mas Sudjadi
dc.contributor.authorNurbailis
dc.date.accessioned2023-06-09T04:11:03Z
dc.date.available2023-06-09T04:11:03Z
dc.date.issued1992
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/118706
dc.description.abstractDalam usaha pengendalian hayati S. rolfsii penyebab busuk pangkal batang kacang tanah maka dilakukan peneli- tian untuk mengetahui efektifitas kompos dalam mengaktiva- si pertumbuhan cendawan antagonis sebelum diintroduksikan ke dalam tanah. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Cendawan Patogen Tumbuhan dan Rumah Plastik Jurusan Hana dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian Institut Perta- nian Bogor, dimulai Maret sampai Desember 1991. Peneli- tian ini bertujuan untuk: (1) mengisolasi dan mengidenti- fikasi beberapa cendawan yang bersifat antagonis terhadap S. rolfsii dari tanah pertanaman kacang tanah, (2) mende- terminasi daya penghambatan masing-masing cendawan yang diisolasi dan mekanisme antagonismenya terhadap S. rolfsii dan (3) mendeterminasi efektifitas kompos dalam meningkat- kan aktivitas cendawan antagonis sebagai agen pengendalian hayati S. rolfsii pada kacang tanah. Percobaan di Laboratorium meliputi isolasi beberapa cendawan yang bersifat antagonis terhadap S. rolfsii dari tanah pertanaman kacang tanah, pengujian daya antagonis cendawan yang diisolasi terhadap S. rolfsii dan antagonismenya. mekanisme Isolasi cendawan antagonis dari contoh berasal dari pertanaman kacang tanah Balai Tanaman Pangan Cikeumeuh Bogor menghasilkan cendawan terhadap yang S. berbeda, yang diduga bersifat rolfsii. tanah yang Penelitian 11 isolat antagonis Hasil identifikasi terhadap 11 isolat tersebut meliputi genus Trichoderma (isolat 03, 05, 10 dan 11), Gliocladium (isolat 01, 04, 08 dan 09), Asper- gillus (isolat 02 dan 06) dan Penicillium (isolat 07), salah satu dari Trichoderma dan Gliocladium yang digunakan pada pengujian di rumah plastik telah diidentifikasi sampai spesies yaitu Trichoderma viride dan catenulatum. Trichoderma pertumbuhan Gliocladium Pengujian daya antagonis menunjukkan SPP. S. dan Gliocladium spp. mampu bahwa menghambat rolfsii, sedangkan Aspergillus spp. dan Penicillium sp. tidak memperlihatkan adanya daya antagonis terhadap S. rolfsii. Mekanisme antagonis yang dimiliki oleh Trichoderma spp. dan Gliocladium spp. terhadap S. rolfsii ialah anti- biosis dan lisis, persaingan dan hiperparasit. Analisis ragam menunjukkan bahwa interaksi antara dosis kompos dan jenis antagonis memberikan pengaruh yang nyata terhadap intensitas serangan, bobot kering polong dan biomassa tanaman. Semakin tinggi intensitas serangan semakin rendah bobot kering polong dan biomassa begitu juga sebaliknya. tanaman, Cendawan antagonis Trichoderma sp. maupun Gliocladium sp. yang diaktivasi pada 15 ton kompos/ha dapat intensitas serangan sebesar 43.48% dan 47.83% naikkan bobot Sedangkan menekan yang kering polong sebesar 45.21% diaktivasi pada intensitas serta menaikkan 55.07%. 20 ton serangan sebesar menekan serta dan me- 43.88%. kompos/ha dapat 73.92% bobot kering polong sebesar dan 69.57% 54.48% dan Trichoderma sp. dan Gliocladium sp. mempunyai yang tidak berbeda nyata dalam menekan kemam- serangan S. puan rolfsii penyebab busuk pangkal batang kacang tanah.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcLeguminosae - Arachis hypogaea - Biological controlid
dc.titlePengendalian hayati Sclerotium rolfsii Sacc. penyebab busuk batang kacang tanah (Arachis hipogaea L.) dengan kompos dan cendawan antagonisid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordSelerotium rolfsiiid
dc.subject.keywordComposid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record