Show simple item record

dc.contributor.advisorSukmawati, Anggraini
dc.contributor.advisorDjuraidah, Anik
dc.contributor.authorMichell, Ricky
dc.date.accessioned2023-06-05T07:10:35Z
dc.date.available2023-06-05T07:10:35Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/118364
dc.description.abstractStruktur usaha di Indonesia yang berbentuk piramida didominasi oleh lebih banyak usaha mikro, diikuti usaha kecil, dan sedikit usaha menengah dan besar. Dengan melihat struktur usaha di Indonesia ini, usaha kecil dan menengah (UKM) merupakan potensi industri yang dimiliki Indonesia sehingga perlu untuk dikembangkan. Usaha kecil dan menengah saat ini sedang menghadapi era ekonomi pengetahuan. Pengetahuan memiliki peran yang sangat penting di dalam menjalankan bisnis di era pengetahuan sehingga UKM harus mampu mengelola pengetahuan yang dimilikinya. Usaha kecil dan menengah harus mengetahui pengetahuan apa saja yang dimiliki dan yang harus dimilikinya sehingga dapat beradaptasi dengan meningkatkan pengetahuan yang dibutuhkannya. Manajemen pengetahuan merupakan salah satu alternatif strategi yang dapat membantu organisasi di dalam mengelola pengetahuan yang dimiliki UKM untuk menghadapi perubahan yang terjadi di era ekonomi pengetahuan ini. Dengan manajemen pengetahuan, organisasi dapat memanfaatkan informasi dan pengetahuan yang ada di dalam organisasi untuk merubahnya menjadi keunggulan kompetitif. Selain itu, UKM juga memiliki usia yang cukup singkat sehingga UKM perlu menyadari tahapan-tahapan hidupnya agar mampu mencari jalan keluar yang tepat sesuai dengan tahapan siklus hidupnya. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kesenjangan pengetahuan yang terdapat didalam UKM kota Bogor dan menganalisis tahapan siklus hidup organisasi UKM di kota Bogor dan tingkat penerapan manajemen pengetahuan.id
dc.description.abstractThe number of enterprises in Indonesia form a pyramid that has more micro enterprises, followed by small enterprises, and less medium and large enterprises. Indonesia has to realize that small and medium enterprises as its potential that needs to be improved. Small and Medium Enterprises (SMEs) are facing the knowledge economic era where knowledge has an important role in business. SMEs has to obtain an ability to manage the knowledge they have in order to survive and to have competitive advantages. Knowledge management is one of the alternative strategy that can help the organization to face the environment change in the knowledge economic era. With knowledge management, the organization can use the information and the knowledge in the organization to change them into competitive advantages. Besides, SMEs have short organizational life cycle so they need to understand their organization life cycle. Therefore, this study aims to analyze the entrepreneur knowledge-gap in Bogor SMEs and to analyze the knowledge management implementation and the organizational life cycle in Bogor SMEs.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManagement - Knowledge managementid
dc.titlePeran Manajemen Pengetahuan pada Siklus Hidup Organisasi Usaha Kecil dan Menengah di Kota Bogorid
dc.title.alternativeThe role of knowledge management on organization life cycle of small and medium enterprises in Bogorid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordOrganizational life cycleid
dc.subject.keywordknowledge-gap analysisid
dc.subject.keywordknowledge managementid
dc.subject.keywordmultiple correspondene analysisid
dc.subject.keywordsmall and medium enterprisesid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record