Show simple item record

dc.contributor.advisorWijayanto, Hari
dc.contributor.advisorSumertajaya, I Made
dc.contributor.authorWahyuni, Sri
dc.date.accessioned2023-05-31T06:42:47Z
dc.date.available2023-05-31T06:42:47Z
dc.date.issued2012
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/118258
dc.description.abstractKomoditas hortikultura meliputi sayur-sayuran, buah-buahan, tanaman hias dan obat-obatan merupakan salah satu komoditas unggulan sektor pertanian karena memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap devisa negara. Selain itu beberapa komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang merah sangat besar pengaruhnya terhadap tingkat inflasi. Oleh karena itu, perencanaan dan penanganan komoditas hortikultura yang tepat akan memberikan dampak yang sangat baik bagi perekonomian Indonesia. Masalah yang dihadapi dalam penanganan komoditas hortikultura salah satunya adalah ketersediaan data hortkultura. Data hortikultura yang sangat penting meliputi data produksi, luas panen dan produktivitas. Data produktivitas dihitung berdasarkan data produksi dan luas panen dikumpulkan melalui survey pertanian. Namun metode yang digunakan masih bersifat subjektif sehingga data yang diperoleh tidak akurat sehingga dilakukan pengukuran langsung produktivitas tanaman hortikultura dengan menggunakan metode Rumpun Counting(RC). Metode Rumpun Counting merupakan metode pengukuran produktivitas langsung dengan cara mengukur produktivitas pada rumpun tanaman pada plot terpilih. Pengukuran produktivitas langsung di lapangan masih mengalami kendala khususnya pada komoditas hortikultura seperti cabai yang memiliki waktu panen yang berulang. Petugas harus lebih teliti dalam mengamati dan mencatat hasil panen. Penelitian ini bertujuan untuk menduga produktivitas cabai dengan menyederhanakan pengumpulan data di lapangan. Data yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari dua jenis, yaitu data primer dan data simulasi. Data primer merupakan data produksi dari 19 plot contoh pada empat Kecamatan di Kabupaten Cianjur, sedangkan data simulasi yang digunakan adalah data produktivitas 1000 petani yang dibangkitkan sebanyak 300 kali. Penelitian ini dibagi menjadi tiga tahap. Tahap 1 eksplorasi data, Tahap 2 membangun model, Tahap 3 simulasi dan analisis. Kesalahan (error) yang terjadi pada saat pengumpulan data di lapangan antara lain pada proses listing petani, penentuan plot contoh serta pengukuran produksi plot contoh. Hasil eksplorasi produksi plot contoh menunjukkan bahwa pola produktivitas cabai di Kabupaten Cianjur dapat dikelompokkan menjadi enam kelompok. Pengelompokan dilakukan berdasarkan pola produktivitas dan karakteristik dari plot contoh di lapangan. Karakteristik plot contoh antara lain adalah jenis cabai, varietas cabai, cara tanam, teknik perawatan dan budidaya serta lokasi. Model yang digunakan untuk menduga produktivitas setiap kelompok..dstid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.titlePendugaan produktivitas cabai berdasarkan pola panen untuk wilayah Kabupaten Cianjurid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordProduktivitas cabaiid
dc.subject.keywordRumpun Countingid
dc.subject.keywordPola panenid
dc.subject.keywordRSE (Relative Standard Error)id


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record