Show simple item record

dc.contributor.advisorIrwanto, Abdul Kohar
dc.contributor.advisorEriyatno
dc.contributor.authorMassijaya, Muh. Azwar
dc.date.accessioned2023-05-31T06:24:42Z
dc.date.available2023-05-31T06:24:42Z
dc.date.issued2013
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/118254
dc.description.abstractInvestasi adalah kegiatan yang dilakukan untuk meningktkan nilai asset. Salah satu instrument investasi adalah saham. Saham merupakan salah satu instrumen investasi yang tersedia di pasar modal. Satu sektor saham yang memiliki potensi untuk tumbuh secara konsisten adalah sektor perbankan. Sektor ini memegang peran sentral dalam perputaran perekonomian negara. Karena pentingnya peran sektor ini, pemerintah dan bank sentral melakukan pengawasan yang ketat pada sektor ini sehingga hal ini dapat menjadi peluang bagi investor dalam melakukan investasi. Namun, investor harus melakukan penelitian mendalam untuk meminimalkan terjadinya risiko kehilangan modal akibat penurunan harga saham secara terus menerus akibat dari lemahnya nilai fundamental yang dimiliki oleh emiten. oleh karena itu, diperlukan analisis investasi yang lebih mendalam. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan rekomendasi kepada investor mengenai investasi pada saham sektor perbankan Indonesia kelompok indeks LQ 45 berdasarkan analisis fundamental, analisis teknikal dan analisis pembentukan portofolio optimal. Saham yang dianalisis adalah PT. Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT. Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT. Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT.Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT. Bank Danamon Tbk, (BDMN). Kelima saham ini terpilih berdasarkan kriteria termasuk ke dalam saham perbankan dan emiten perbankan yang sanggup bertahan pada kelompok LQ 45 selama lima tahun berturut – turut. Pada penelitian ini, alat analisis fundamental yang dilakukan terdiri dari (1) analisis Ekonomi untuk mengetahui kelayakan investasi saham dari sudut pandang faktor ekonomi, (2) analisis rasio untuk melihat tingkat kesehatan bank, (3) analisis nilai intrinsik untuk menilai apakah harga saham emiten yang ada sudah overvalue atau undervalue. Analisis teknikal digunakan untuk mengetahui apakah saat ini merupakan saat yang baik untuk membeli saham, terdiri dari (1) analisis moving average 200 hari dan diperkuat dengan (2) analisis moving average convergence divergence. Terakhir adalah analisis pembentukan portofolio optimal terhadap emiten yang dinyatakan layak pada dua analisis sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Analisis fundamental memberikan hasil bahwa saham yang masih layak untuk dibeli oleh investor adalah saham BMRI dan BBNI. 2) Analisis teknikal menunjukkan bahwa saham BMRI dan BBNI adalah saham layak untuk dibeli. 3) Analisis Portofolio menunjukkan bahwa komposisi optimal saham antara saham BMRI dan BBNI adalah 100% saham BMRI dan 0% saham BBNI.id
dc.language.isoidid
dc.subject.ddcManagementid
dc.titleAnalisis Investasi Saham Pada Sektor Perbankan Kelompok Indeks LQ 45 di BElid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordfundamental analysisid
dc.subject.keywordinvestmentid
dc.subject.keywordportfolio analysisid
dc.subject.keywordstocksid
dc.subject.keywordtechnical analysis.id


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record