Show simple item record

dc.contributor.advisorZakaria, Michael Abdi;
dc.contributor.advisorTjitrosoma, Siti Soetarmi;
dc.contributor.advisorHarran, Said;
dc.contributor.authorAminuddin, M. Idrus
dc.date.accessioned2023-05-25T01:06:58Z
dc.date.available2023-05-25T01:06:58Z
dc.date.issued1980
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/117949
dc.description.abstractPenelitian dilakukan di laboratorium Fitopatologi IPB Bogor dan rumah plastik di IPB Begor serta di Kebun Percobaan Pasir Sarongge. Penelitian dilakukan untuk menguji beberapa pendekatan dalam mengatasi penyakit bengkak akar yang mencakup: pengujian resistensi, pemanfaatan residu tanaman yang berasal dari pertanaman sebelumnya, dan modifikasi pH tanah yang berasal dari Pacet dan Lembang dengan penambahan kapur. Bahan inokulum diambil dari tanaman kubis yang terserang penyakit bengkak akar sebanyak 10 gram, ditumbuk dengan mortar, lalu diblender selama satu menit dengan di­ tambah air suling steril 10 ml, kemudian disaring, dan di­ peroleh suspensi inokulum. Konsentrasi inokulum ditentukan dengan menghitung jumlah spora/ml cairan dengan haemasito-meter. Residu tanaman yang dipakai berupa daun-daun dari sisa tanaman sehabis panen. Daun-daun tersebut dijemur dalam panas matahari selama dua hari, setelah itu dimasukkan ke dalam oven dengan suhu 6o⁰c selama 24 jam. Bahan yang sudah kering digiling dengan gilingan daging, lalu disaring dengan ayakan berukuran 2x2 mm. Untuk perlakuan residu tanaman digunakan residu tanaman: tanah ialah 1 : 100 atau 1% (b/b kering}.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcVegetableid
dc.subject.ddcBrassicaid
dc.titleBeberapa pendekatan dalam mengatasi penyakit bengkak akar pada kubisid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordResintenci;id
dc.subject.keywordPatogen;id
dc.subject.keywordInokulum;id
dc.subject.keywordBogor Agricultural University;id


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record