| dc.description.abstract | Lokasi studi penelitian berada di Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang meliputi 35 kecamatan. Evaluasi kesesuaian lahan bangunan menggunakan metode Geo-environmental evaluation. Metode ini memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG). Dalam penelitian ini kategori kesesuaian lahan bangunan terbagi dalam empat kategori yakni: High Rise Building (HB), Multi Storey Building (MB), Low Rise Building (LB) dan Natural Conservation (NC). Tiap kategori ini terdiri dari faktor-faktor yang mempengaruhi kesesuaian lahannya. Faktor-faktor yang digunakan yakni: topografi, kondisi air tanah dan bencana geologi. Analisis Hirarki Proses (AHP) digunakan untuk menghitung nilai bobot masing-masing faktor untuk di gunakan dalam proses evaluasi dengan menggunakan software ArcvView dalam Sistem Informasi Geografis (SIG). Sebagai hasilnya kesesuaian lahan bangunan untuk kategori HB, MB dan LB berada di area dekat dengan Propinsi DKI Jakarta dan Kota Depok. Besarnya luasan area yang sesuai untuk bangunan adalah 169.415 ha (56,66 %) dengan pembagian tiap kategori yaitu, untuk HB sebesar 130.394 ha (76,96%), MB sebesar 169.415 ha (100 %) dan LB sebesar 169.41 Sha (100 %), Sedangkan lahan konservasi (NC) berada di sekitar area Gunung Salak dan Gunung Gede Pangrango. Kesesuaian lahan NC sebesar 129.582 ha (43.34%). | id |