View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis Perubahan Penggunaan Laban Pertanian ke Non Pertanian dan Pengaruhnya terhadap Daya Dukung Lahan di Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung.

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (3.663Mb)
      Date
      2005
      Author
      Kurniawati, Yoyoh
      Sitorus, Santun R.P
      Saefulhakim, Sunsun
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Perubahan penggunaan lahan pertanian ke non pertanian di Kecamatan Lembang sangat dinamis, dimana lahan pemukiman meningkat sangat cepat berakibat menurunkan daya dukung lahan. Tujuan penelitian ini (1) mempelajari perubahan penggunaan lahan pertanian ke non pertanian, (2) mempelajari besarnya daya duk:ung setiap desa, (3) mempelajari hubungan perubahan penggunaan lahan terhadap daya dukung lahan, ( 4) mengevaJuasi kepadatan penduduk wilayah dan agraris dibandingkan dengan daya dukung lahan. Penentuan lokasi secara purposif dan penentuan responden petani secara acak sebanyak 90 petani. Untuk menganalisis perubahan penggunaan lahan tahun 1992 dan 2002 dari data citra satelit Landsat ETM menggunakan teknik pendugaan pe:i:tumbuhan (growth-decay function). Untuk menganalisis besarnya daya dukung lahan digunakan analisis Bayliss-Smith dan untuk mempelajari hubungan perubahan penggunaan lahan cligunakan analisis korelasi (correlation analysis) dan regresi linier. Hasil menunjukkan selama tahun 1992 sampai 2002 telah terjadi perubahan penggunaan lahan pertanian ke non pertanian yaitu: sawah, kebun campuran dan hutan mengalami pengurangan masing-masing sebesar 6.49%, 4.63% dan 3.72% per tahun sedangkan yang mengalami peningkatan yaitu: pemukiman, tegalan dan semak memiliki rata-rata laju penambahan sebesar 4.38%, 53.23% dan 13.57% per tahun. Besar daya dukung lahan setiap desa dari yang terbesar sampai yang terkecil adalah desa Kayuambon (77.40 jiwa/ha), Lembang (61.73 jiwa/ha), Jayagiri (57.46 jiwa/ha), Gudang Kahuripan (49.44 jiwa/ha), Cibogo (23.43 jiwa/ha) dan Langensari (17.20 jiwa/ha). Keeratan hubungan perubahan luas lahan sawah, pemukiman, tegalan, semak, kebun clan hutan terhadap daya dukung lahan tidak nyata (nilai R2 secara berturut­turut sebesar 87 .2%, 63 .9%, 40%, 21 %, 13 .9% dan 6. 7% ), walaupun demikian model tersebut tetap digunakan untuk melihat pola keeratan hubungan antara perubahan penggunaan lahan terhadap daya dukung lahan. Ditinjau dari kepadatan agraris 5 desa yang telah melebihi daya dukung lahan yaitu: desa Cibogo, Gudang Kahuripan, Kayuambon, Langensari dan Lembang sedangkan 1 desa yang masih dibawah daya dukung lahan yaitu desa Jayagiri. Ditinjau dari tingkat kepadatan wilayah 3 desa telah melebihi daya dukung lahan yaitu: desa Lembang, Cibogo dan Langensari sedangkan 3 desa yang lain yang belum melebihi daya dukung lahan yaitu: desa Gudang Kahuripan, Jayagiri dan Kayuambon.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/117797
      Collections
      • MT - Agriculture [3999]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository