Show simple item record

dc.contributor.advisorChikmawati, Tatik
dc.contributor.advisorSobir
dc.contributor.advisorRifai, Mien A
dc.contributor.advisorHartana, Alex
dc.contributor.authorPriyanti
dc.date.accessioned2023-05-09T01:28:14Z
dc.date.available2023-05-09T01:28:14Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/117356
dc.description.abstractDurio merupakan tumbuhan daerah tropik di Asia Tenggara yang tergolong ke dalam suku Malvaceae. Marga ini terdapat di Sri Lanka, India, Myanmar, Thailand, Semenanjung Malaya, Sumatra, Jawa, Borneo, Sulawesi, Maluku, Filipina, New Guinea, dan Australia. Pulau Borneo diyakini merupakan pusat asal dan keanekaragaman marga Durio karena sebagian besar jenis-jenisnya, 22 dari 34 jenis, tumbuh di pulau ini. Salah satu jenis dari anggota marga Durio yang telah dibudidayakan secara luas adalah Durio zibethinus (durian). Jenis lain dari marga ini yang juga telah berkembang usaha budi dayanya di Borneo (Sabah, Sarawak, Brunei Darussalam, dan Pulau Kalimantan) adalah D. kutejensis atau yang umum dikenal dengan nama lai. Meskipun keduanya memiliki kemiripan pada buah yang kulitnya ditutupi oleh duri-duri yang rapat, lai dan durian memiliki beberapa perbedaan ciri, lai berdaun lebih lebar, bunga berwarna merah tua, benang sari berlepasan satu dengan lainnya, aroma buah matang tidak tajam, dan aril berwarna kuning hingga jingga. Dalam praktiknya, petani lai membedakan jenis ini berdasarkan cita rasa dan warna arilnya. Buah lai memiliki cita rasa aril manis seperti papaya, sedangkan buah yang bercita rasa manis seperti durian disebut mandong. Lai yang berwarna putih disebut kamundai. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) memahami keanekaragaman lai dan kerabat-kerabatnya dengan menganalisis variasi morfologi, trikoma, dan molekulernya; 2) merekonstruksi pohon kekerabatannya berdasarkan penanda morfologi, trikoma, dan molekuler; 3) menyusun sistem klasifikasi kultivar; menyajikan deskripsi; 4) menyajikan kunci identifikasi jenis dan kultivar; dan 5) menyajikan peta persebaran lai dan kerabat-kerabatnya di seluruh provinsi Pulau Kalimantan, Kota Pangkal Pinang Pulau Bangka, dan Bogor Jawa Barat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi baru bagi ilmu pengetahuan khususnya deskripsi kultivar-kultivar lai serta penemuan jenis dan varietas baru. Data tentang ciri morfologi potensial diperlukan oleh para pemulia tanaman guna perakitan bibit unggul, para petani, dan pengusaha agribisnis dalam upaya pengembangan budi dayanya sesuai dengan kebutuhan konsumen dalam maupun luar negeri. Analisis molekuler digunakan untuk mengetahui hubungan kekerabatan lai dan kerabat-kerabatnya serta untuk identifikasi masing-masing kultivar....dstid
dc.language.isoidid
dc.titleBiosistematika lai dan kerabat-kerabatnyaid
dc.typeDissertationid
dc.subject.keywordjenis baru, morfologi, penanda ISSR, trikoma, varietas baruid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record