| dc.description.abstract | Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK) merupakan kawasan pelestarian alam yang memiliki ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata dan rekreasi. Pencapaian tujuan pengelolaan, pihak TNBK akan menghadapi berbagai permasalahan. Dibutuhkan dukungan berbagai pihak untuk membantu mengurangi beban tersebut, terutama para pihak kunci (key stakeholders). Tingkat dukungan tersebut dapat dikaji dari respon para pihak pada tingkat pengetahuan dan pandangan, sikap serta tindakan nyata terkait pengelolaan TNBK. Hasil pengkajian tersebut dipandang dapat menggambarkan tingkat dukungan aktual dan dukungan potensial yang ditinjau dari konsep, tujuan dan program pengelolaan TNBK. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Kapuas Hulu, terfokus di Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK), instansi dan lembaga para pihak yang lingkup kerjanya di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, baik pemerintah, LSM lokal maupun LSM internasional, serta desa daerah penyangga kawasan TNBK (Desa Manua Sadap, Desa Model Konservasi Pulau Manak dan Desa Benua Martinus). Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan (90 hari), mulai bulan Januari 2008 sampai bulan Maret 2008. Data yang dikumpulkan meliputi tiga parameter respon, yaitu pengetahuan, sikap dan tindakan para pihak dalam kaitannya konsep, tujuan dan program pengelolaan BTNBK. Pengumpulan data dilakukan dengan metode pengamatan lapang, wawancara mendalam (in depth interview) dan studi pustaka serta literatur. | |