Show simple item record

dc.contributor.advisorBoer, Rizaldi
dc.contributor.advisorFaqih, Akhmad
dc.contributor.authorPerdanawanti, Mega
dc.date.accessioned2023-01-12T00:29:28Z
dc.date.available2023-01-12T00:29:28Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/115979
dc.description.abstractMemetakan distribusi spasial curah hujan ekstrem sangat penting untuk memahami karakteristik curah hujan ekstrem untuk mengembangkan perencanaan Pengurangan Resiko Bencana. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki karakteristik spasial curah hujan ekstrem di Sumatra selama 1981-2010. Curah hujan ekstrem biasanya diwakili dengan menggunakan indeks yang ditentukan oleh Expert Team on Climate Change Detection and Indices (ETCCDI). Sebelas indeks curah hujan ekstrem (Rx1day, Rx5day, SDII, R10, R20, Rnn, CDD, CWD, R95p, R99p, dan PRCPTOT) dihitung dengan menggunakan data Climate Hazards Group InfraRed Precipitation with Station data (CHIRPS). Nilai ekstrem curah hujan diidentifikasi oleh sebaran Generalized Extreme Value (GEV). Pengelompokan curah hujan ekstrem didasarkan pada nilai parameter GEV. Analisis cluster membagi wilayah Sumatra menjadi 5 cluster untuk semua indeks. Hasilnya menunjukkan bahwa nilai curah hujan ekstrem umumnya ditemukan di bagian barat Aceh, pulau Sumatra dan pantai barat Pulau Sumatra untuk Rx1day, Rx5day, SDII, R10, R20, Rnn, CDD, CWD, R95p, R99p, dan PRCPTOT. Terutama untuk PRCPTOT, Rx1day, R10, R20, dan Rnn, curah hujan ekstrem juga terjadi di sepanjang Bukit Barisan. Sementara, curah hujan sangat rendah tersebar di berbagai wilayah untuk setiap indeks.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleKarakteristik Curah Hujan Ekstrem di Sumatraid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordextreme rainfallid
dc.subject.keywordclusteringid
dc.subject.keywordclimate indicesid
dc.subject.keywordCHIRPSid
dc.subject.keywordSumatraid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record