Beberapa Ciri Populasi Kambing di Desa Ciburuy dan Cigombong serta Kegunaannya bagi Peningkatan Produktivitas
Date
1981Author
Abdulgani, Imam K.
Martojo, Harimurti
Nasoetion, Andi Hakim
Baharsjah, Sjarifuddin
Gurnadi, R. Eddie
Metadata
Show full item recordAbstract
Tujuan penelitian ini adalah: Pertama, membentuk pengetahuan dasar mengenai sifat-sifat reproduksi dan produksi ternak kambing. Kedua, menghitung heritabilitas bobotlahir, bobotsapih dan bobotremaja sebagai dasar untuk menyusun program pengembangan dan rencana pemuliaan ternak kambing selanjutnya. Ketiga, mendapatkan tatacara pe-nanganan praktis kelompok ternak kambing di pedesaan dalam usaha peningkatan produktivitas.
Untuk tujuan pertama ditelaah peternakan kambing rakyat di delapan kampung desa Ciburuy dan Cigombong, Kecamatan Cijeruk, kabupaten Bogor. Pencatatan data produktivitas dilakukan 2 kali seminggu selama periode penelitian 1975/1978. Hasil analisis menunjukkan bahwa kambing Ciburuy dan Cigombong berahi atau beranak sepanjang tahun. Kambing ini tergolong masak dini, yang jantan mulai kawin pada umur rata-rata 199 hari dan yang dara 308 hari. Umur beranak pertama rata-rata 443 hari. Masa bunting rata-rata 148 hari dengan interval kelahiran rata-rata 291 hari.
Banyaknya cempe (anakkambing) per kelahiran rata-rata 1.7 ekor, berasal dari induk rata-rata telah melahirkan 2.7 kali. Produksi cempe per tahun per induk rata-rata 2.1 ekor, dihitung dari rata-rata 3 kali kelahiran berturut-turut. Dari kelahiran sebanyak 1475 cempe didapatkan nisbah kelamin 49.36 50.64. Cempe kelahiran tunggal, kembar dua, kembartiga, dan kembarempat masing-masing 27.6%, 58.8%, 12.2%, dan 1.48. …
Collections
- DT - Animal Science [366]


