Show simple item record

dc.contributor.advisorMuntasib, E.K.S Harini
dc.contributor.advisorSunkar, Arzyana
dc.contributor.authorIlmar, Raisya Andarwina
dc.date.accessioned2022-12-20T23:57:07Z
dc.date.available2022-12-20T23:57:07Z
dc.date.issued2022-12-21
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/115620
dc.description.abstractKeselamatan wisatawan penting dalam pengembangan destinasi wisata. Destinasi wisata di Desa Senaru memiliki potensi bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu namun masih kurang memiliki kesadaran akan potensi bencana alam tersebut. Banyaknya pelaku wisata yang berasal dari Desa Senaru memegang peranan penting dalam mengurangi risiko bencana alam di kawasan wisata dengan memahami kondisi atau potensi bencana yang ada di wilayah rawan bencana. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi persepsi, sikap, dan perilaku pelaku wisata terhadap bencana. Metode yang digunakan adalah wawancara, observasi lapang, dan studi pustaka. Persepsi terhadap bencana secara umum tergolong baik, hal ini ditunjukkan dengan pengetahuan yang tinggi mengenai bencana serta risiko yang ditimbulkan akibat bencana. Sikap terhadap bencana secara umum tergolong dalam kategori baik untuk lembaga pemerintah karena memiliki kewaspadaan yang tinggi terhadap bencana sedangkan untuk masyarakat tergolong dalam kategori sedang karena masih kurang memiliki kewaspadaan. Persepsi, sikap, dan perilaku terhadap bencana meningkat semakin baik setelah terjadinya gempa bumi tahun 2018, selain itu terdapat ketidak-selarasan karena faktor usia dan pekerjaan.id
dc.description.abstractTourist safety is important in the development of tourist destinations. Tourist destinations in Senaru Village have the potential for natural disasters that can occur at any time but still lack awareness of these potential natural disasters. The tourism actors mostly from Senaru Village that have an important role in reducing the risk of natural disasters in tourist areas by understanding the conditions or potential for disasters that exist in disaster-prone areas. This study aims to identify the perceptions, attitudes and behavior of tourism actors towards disasters. The methods used are interviews, field observations, and literature study. In general, perceptions of disasters are good, this is indicated by high knowledge about disasters and the risks posed by disasters. Attitudes towards disasters in general are in the good category for government agencies because they have high awareness of disasters while for the community it is in the medium category because they still lack awareness. Perceptions, attitudes, and behaviors have improved after the 2018 earthquake, beside that have misalignment because there are factors of age and their job.id
dc.description.sponsorshipRiset Inovatif Produktif (RISPRO) LPDP sebagai bagian dari penelitian “Tata Kelola Bahaya Ekowisata di Kawasan Rawan Bencana, Studi Kasus di Taman Nasional Gunung Rinjani” yang di ketuai oleh Ibu Prof. Dr. E.K.S. Harini Muntasib, MS dan kawan-kawan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePersepsi, Sikap, dan Perilaku Pelaku Wisata terhadap Bencana di Desa Senaru, Lombok Utara.id
dc.title.alternativePerception, Attitude, and Behavior of Tourism Actors Towards Disasters in Senaru Village, North Lombok.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordbencanaid
dc.subject.keywordpelaku wisataid
dc.subject.keywordperilakuid
dc.subject.keywordpersepsiid
dc.subject.keywordsikapid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record