Show simple item record

dc.contributor.advisorAtmowidi, Tri
dc.contributor.advisorPriawandiputra, Windra
dc.contributor.advisorKahono, Sih
dc.contributor.authorFitradiansyah, La Ode
dc.date.accessioned2022-12-19T08:44:58Z
dc.date.available2022-12-19T08:44:58Z
dc.date.issued2022-12-19
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/115591
dc.description.abstractKumbang scarabaeid memiliki peran penting dalam ekosistem hutan, seperti daur ulang nutrisi, penyebaran benih, regenerasi hutan, pengendalian populasi parasit, dan pengurangan emisi karbon. Hingga saat ini, belum ada publikasi tentang keanekaragaman kumbang scarabaeid di ekosistem hutan hujan dataran rendah Papua Barat, Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keanekaragaman kumbang scarabaeid di ekosistem hutan hujan dataran rendah Taman Wisata Alam Sorong (TWAS) Papua Barat, Indonesia. Penentuan lokasi yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling pada tiga tipe habitat (zona rehabilitasi, zona konservasi, dan zona lindung).Koleksi kumbang menggunakan tiga jenis perangkap, yaitu dung trap (tipe A, B, dan tipe C), light trap, dan active sampling. Dung trap diberi umpan berupa kotoransapi dan manusia. Kotoran sapi yang digunakan adalah dalam kondisi segar yang diganti setiap 24 jam. Pengambilan sampel dilakukan selama 68 hari di setiap habitat. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 13 spesies kumbang berhasildikumpulkan. Onthophagus memiliki kekayaan spesies tertinggi (5 spesies) dan kekayaan spesies terendah adalah Aphodius sp., Anomala sp., dan Adoretus sp. (1 spesies). Indeks keanekaragaman kumbang tertinggi ditemukan di zona lindung (H’=2,09), diikuti oleh zona konservasi (H’=2), dan zona rehabilitasi (H’=0,5). Berdasarkan jenis perangkap, dung trap mengumpulkan spesies kumbang terbanyak (9 spesies), diikuti oleh light trap (6 spesies), dan sampling aktif (2 spesies). Kelimpahan kumbang kemungkinan dipengaruhi oleh pH dan kelembaban tanah, kelembaban dan suhu udara, intensitas cahaya, curah hujan, kompleksitas jenis tumbuhan, dan kotoran mamalia sebagai sumber makanan. Penelitian ini merupakan laporan pertama kumbang scarabaeid di Papua Barat, Indonesia.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleBiodiversitas Kumbang Scarabaeid (Coleoptera: Sacarabaeidae) pada Ekosistem Hutan Hujan Dataran Rendah di Taman Wisata Alam Sorong, Papua Baratid
dc.title.alternativeThe Diversity of Scarabaeid Beetles (Coleoptera: Scarabaeidae) in the Lowland Rainforest Ecosystem of Nature Tourisme Park, West Papua, Indonesia.id
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordConservation zoneid
dc.subject.keywordtropical forestid
dc.subject.keywordscarabaeid beetleid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record