Respon broiler terhadap suplementasi vitamin C

Date
1991Author
Ichsan, Muhamad
Djojosdebagio, Soewonde
Sugandi, Dawan
Piliang, Wiranda G.
Muhilal
Barizi
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini dilandasi oleh latar belakang pemi-kiran, bahwa Indonesia sebagai negara tropis memiliki suhu lingkungan yang tinggi dan berada di atas suhu kenyamanan kebutuhan bagi broiler. Dilain pihak penyusunan ransum di Indonesia tidak memasukkan vitamin C di dalam daftar zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh broiler. Hal ini didasarkan pada kemampuan broiler untuk mensintesis vitamin C di dalam tubuhnya. Tetapi berdasarkan telaah pustaka yang telah dilakukan, pada kondisi cekaman, termasuk ceka-man suhu lingkungan yang tinggi kebutuhan vitamin C mening-kat, sedangkan kapasitas biosintesisnya menurun. Sehingga diasumsikan bahwa broiler yang dipelihara pada suhu ling-kungan yang tinggi, perlu mendapat masukan vitamin C dari luar.
pe-Pendekatan yang telah dilakukan adalah menguji ngaruh pemberian berbagai tingkat vitamin C pada broiler yang didedah pada suhu ruangan yang berbeda.
Percobaan dilakukan di Puslitbang Gizi, Depkes, Bogor mulai tanggal 15 Pebruari sampai dengan 7 April 1988.
Collections
- DT - Animal Science [366]

