| dc.contributor.advisor | Kusuma, Wisnu Ananta | |
| dc.contributor.advisor | Annisa, Annisa | |
| dc.contributor.author | Siregar, Ratu Mutiara | |
| dc.date.accessioned | 2022-08-10T06:12:34Z | |
| dc.date.available | 2022-08-10T06:12:34Z | |
| dc.date.issued | 2022-08-10 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/113395 | |
| dc.description.abstract | Precision Medicine adalah konsep modern yang telah digunakan untuk
menggambarkan perawatan medis akurat yang disesuaikan dengan karakteristik individu
setiap pasien. Precision Medicine digunakan untuk meningkatkan perawatan kesehatan
yang tepat dan kualitas hidup pasien salah satunya pada penyakit diabetes. Diabetes
adalah kelompok gangguan multifaktorial dan heterogen yang ditandai dengan defisiensi
atau kegagalan dalam mempertahankan homeostasis glukosa normal.
Karakteristik biologis dan informasi genetik penyakit Diabetes Mellitus Tipe 2
(DMT2) diperoleh dengan mencari asosiasi pada Single Nucleotide Polymorphism (SNP)
yang memungkinkan penentuan hubungan antara informasi fenotipe dan genotipe serta
mengidentifikasi gen yang terkait dengan penyakit DMT2. Asosiasi SNP dengan fenotipe
pada penyakit DMT2 dapat membantu pengobatan presisi (precision medicine) secara
tepat dan menghasilkan informasi yang berguna untuk penemuan obat yang digunakan
untuk mengobati penyakit DMT2.
Asosiasi yang sudah banyak dilakukan menggunakan pendekatan machine
learning, salah satunya metode Genetic Algorithm digunakan untuk mengatasi data
berdimensi tinggi karena banyaknya data SNP ini sehingga diperlukan untuk mengurangi
beban komputasi serta mencari SNP yang paling signifikan yang berasosiasi dengan
fenotipe. Oleh karena itu penelitian ini menggunakan metode Support Vector Regression
dan Genetic Algorithm (SVR-GA) untuk memperoleh SNP yang sebelumnya sudah
menghitung nilai korelasinya menggunakan korelasi rank Spearman. Kemudian
melakukan association mapping pada SNP hasil dari seleksi SVR-GA. Terakhir
melakukan pemeriksaan epistasis untuk mengetahui apakah ada interaksi antar SNP.
Penelitian ini menghasilkan SNP importance sebanyak 14 SNP. Asosiasi SNP
terhadap fenotipe terpenting adalah rs30188721 dengan gen LIPC. Evaluasi model
menggunakan mean absolute error (MAE) yang diperoleh sebesar 0,02807. Nilai
epistasis yang menghasilkan kategori interaksi high dihasilkan dengan satu pasang SNP
yaitu rs48535529 dengan gen INSR dan rs36330341 dengan gen FTO. | id |
| dc.description.sponsorship | Biaya sendiri | id |
| dc.language.iso | id | id |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Asosiasi single nucleotide polymorphism pada penyakit diabetes mellitus tipe 2 menggunakan support vector regression dan genetic algorithm | id |
| dc.type | Thesis | id |
| dc.subject.keyword | Association mapping | id |
| dc.subject.keyword | Diabetes melitus tipe 2 | id |
| dc.subject.keyword | Epistasis | id |
| dc.subject.keyword | Single nucleotide polymorphism | id |
| dc.subject.keyword | SVR-GA | id |