Show simple item record

dc.contributor.advisorWahjuni, Sri
dc.contributor.advisorJaya, Indra
dc.contributor.authorFebriansyah, Mochammad Jafar Tri
dc.date.accessioned2022-06-30T00:00:07Z
dc.date.available2022-06-30T00:00:07Z
dc.date.issued2022-06-29
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/112215
dc.description.abstractStabilitas kapal sangatlah penting untuk keamanan dari gerak kapal. Ada banyak faktor yang mempengaruhi stabilitas dari sebuah kapal. Salah satu penyebab terjadinya kecelakaan pada kapal adalah masalah stabilitas kapal, diantaranya kapal tidak dapat dikendalikan dan kehilangan keseimbangan karena penempatan beban muatan yang kurang tepat. Saat ini kapal-kapal yang berada di Pelabuhan Lembar – Padang Bai, sebanyak 35 unit, masih banyak yang menggunakan sistem deteksi stabilitas kemiringan kapal secara manual, dimana pengukuran kemiringan kapal dilakukan dengan menggunakan alat yang bernama Clinometer. Metode FIS Sugeno sangat cocok digunakan dalam pembangunan sistem nonlinear pendeteksi kemiringan kapal dan notifikasi status kemiringan kapal, karena memiliki keunggulan dalam hal waktu komputasi yang lebih efisien terutama dalam hal sistem dinamis nonlinear serta lebih adaptif dalam hal optimasi Penelitian ini menggabungkan sensor gyroscope, accelerometer, kompas dan GPS, sehingga diperoleh informasi kemiringan kapal yang lebih akurat melalui aplikasi smartphone Android. Penelitian ini menggunakan metode fuzzy inference system (FIS) dengan fungsi keanggotaan trapesium dimana terdapat 2 input dan 1 output. Input kemiringan kapal menggunakan 3 variabel linguistik sangat miring, miring dan stabil. Input durasi kemiringan menggunakan 5 variabel lingustik sangat cepat, cepat, cukup cepat, lambat, dan sangat lambat. Output status kapal dibagi menjadi 3 variabel linguistik aman, waspada dan berbahaya. Pengujian dan implementasi dengan input kemiringan 4,8 dan durasi kemiringan 10 detik dengan menggunakan metode fuzzy Sugeno, diperoleh nilai crips status kapal 0,65 dengan status waspada. Perhitungan akurasi error sensor gyroscope dengan metode MAPE, didapatkan hasil persentase error 6,55% (sangat baik). Error akurasi sistem dari 39 kali percobaan (36 benar dan 3 salah) sebesar 92,30% (sangat baik). Penelitian ini diharapkan dapat membantu nakhoda dalam memantau kestabilan kapal dan dapat memberikan notifikasi status kapal kepada nakhoda kapal, jika terdapat kondisi kapal yang perlu diwaspadai. Selain itu, notifikasi tersebut juga akan diterima oleh petugas Pelabuhan di darat. Adanya sistem yang dapat menampilkan kemiringan kapal secara realtime, diharapkan dapat menggantikan clinometer kemiringan kapal yang masih bekerja secara konvensional.id
dc.description.sponsorshipMandiriid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleRancang Bangun Sistem Deteksi Dan Notifikasi Status Kemiringan Kapal Ro-Ro Berbasis fuzzy Inference systemid
dc.title.alternativeDesign and Build a Ro-Ro Vessel Tilt Status Detection and Notification System Based on Fuzzy Inference Systemid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordfuzzy inference systemid
dc.subject.keywordgyroscopeid
dc.subject.keywordsystem notificationid
dc.subject.keywordstability shipid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record