Show simple item record

dc.contributor.advisorEsfandiari, Anita
dc.contributor.advisorMurtini, Sri
dc.contributor.authorLert, Lai Huai
dc.date.accessioned2022-06-09T05:02:42Z
dc.date.available2022-06-09T05:02:42Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/112003
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh imunomodulator dan vaksinasi AI H5N1 terhadap profil leukosit pada induk sapi Friesian Holstein (FH) bunting trimester akhir. Sapi FH bunting trimester akhir sebanyak 9 ekor, secara klinis sehat, berumur 3-4 tahun dan laktasi ke 2-3, dibagi menjadi tiga kelompok dengan masing-masing kelompok terdiri dari tiga ekor. Kelompok kontrol tidak diberi antigen, imunomodulator dan tidak divaksin (Kontrol), kelompok yang diberi antigen dan divaksin tanpa diberikan imunomodulator (P1) sebelum divaksin dan kelompok yang diberi antigen dan imunomodulator sebelum divaksin (P2). Induk sapi divaksin menggunakan vaksin AI H5N1 inaktif sebanyak tiga kali, setiap dua minggu sebelum induk sapi diperkirakan akan melahirkan. Sebelum vaksinasi pertama, induk sapi diberikan imunomodulator peroral setiap hari selama 3 hari berturut-turut dengan dosis 0,1 mL/kgbb, kemudian induk sapi diinjeksi intravena dengan antigen H5N1 inaktif tanpa adjuvant selama 3 hari berturut-turut dengan dosis 25 HAU/ekor/hari. Induk sapi kemudian divaksin menggunakan vaksin AI H5N1 inaktif komersial sebanyak 5 dosis untuk unggas/ekor secara subkutan. Darah diambil dari vena coccygea untuk dianalisis terhadap jumlah total dan hitung jenis leukosit. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan nyata (P >0.05) antar waktu pengamatan maupun antar perlakuan pada jumlah total dan hitung jenis leukosit. Namun demikian terdapat kecenderungan peningkatan pada jumlah total leukosit, limfosit, dan neutrofil pada kelompok yang diberi imunomodulator. Simpulan, pemberian imunomodulator jenis polipetida ribonukleotida sebelum vaksinasi dengan vaksin AI inaktif subtipe H5N1 pada induk sapi Friesian Holstein bunting trimester akhir tidak memengaruhi jumlah total dan hitung jenis leukosit. Namun demikian pemberian imunomodulator cenderung meningkatkan jumlah total leukosit, limfosit, dan neutrofil.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleProfil Leukosit Sapi Bunting Trimester Akhir yang diberi Imunomodulator dan divaksin Avian Influenza Inaktif Subtipe H5N1id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordavian influenzaid
dc.subject.keywordFriesian Holsteinid
dc.subject.keywordimmunomodulatorid
dc.subject.keywordleukocytesid
dc.subject.keywordvaccineid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record