| dc.contributor.advisor | Sugandi, Dawan | |
| dc.contributor.advisor | H. R. Anggorodi | |
| dc.contributor.advisor | DTH. Sihombing | |
| dc.contributor.advisor | HH. Sitompul | |
| dc.contributor.advisor | AP. Siregar | |
| dc.contributor.author | Togatorop, Mangapul Hasudungan | |
| dc.date.accessioned | 2010-03-24T07:43:24Z | |
| dc.date.available | 2010-03-24T07:43:24Z | |
| dc.date.issued | 1988 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/1115 | |
| dc.description.abstract | Tujuan penelitian ini ialah untuk mempelajari dan mengetahui sejauh mana pengaruh penggunaan tapioka dalam ransum yang mengandung berbagai tingkat energi dan protein terhadap performans ayam pedaging yang dipelihara dalam kandang berlantai litter dan kawat.
Untuk mengetahui sampai berapa jauh daya toleransi ayam pedaging terhadap penggunaan tapioka dalam ransum untuk sumber energi menggantikan jagung, telah dilakukan serangkaian penelitian yang meliputi penelitian laboratorium dan penelitian biologis sejak Desember 1983 sampai dengan Desember 1986. Penelitian laboratorium merupakan penelitian pertama meliputi analisis proksimat dan penentuan nilai energi metabolis (EM) bahan-bahan pakan yang dipergunakan sebagai penyusun ransum dilakukan di Balai Penelitian Ternak Ciawi, Bogor. Penelitian ini untuk mengevaluasi nilai nutrisi bahan pakan tersebut dan sekaligus melihat sejauh mana pengaruh bentuk ransum (pellet dan serbuk) yang diberikan ter-hadap daya guna ransum untuk mendukung penelitian lanjutnya. Penelitian biologis merupakan penelitian kedua untuk pengujian biologis tapioka sebagai bahan pakan sumber energi menggantikan jagung kunuing dalam ransum yang mengandung berbagai tingkat energi dan tingkat protein dilakukan di Balai Penelitian Ternak, Ciawi, Bogor. Kegiatan uji rasa untuk melihat dan megetahui sejauh mana warna, bentuk, bau, rasa dan keempukan daging ayam dilakukan di Sekolah Kesejahteraan Keluarga Tingkat Atas Katholik, Bogor dan analisis proksimat karkas utuh untuk mengetahui komposisi kimia yang terkandung didalamnya seperti protein kasar, lemak, abu, kalsium dan fosfor dilakukan di Balai Penelitian Ternak, Ciawi, Bogor.
Sebanyak 24 ekor ayam jantan jenis Leghorn Putih Berjengger Satu berumur sekitar 26 bulan dengan rataan bobot badan 2.5 kg dipergunakan dalam penelitian penentuan nilai EM bahan-bahan pakan. Untuk penelitian biologis dipergunakan 720 ekor ayam pedaging terdiri dari 360 ekor jantan dan 360 ekor betina umur satu hari. ... | |
| dc.language | id | |
| dc.publisher | IPB (Bogor Agricultural University) | |
| dc.subject.ddc | Animal husbandry | |
| dc.title | Pengaruh penggunaan tapioka dalam ransum yang mengandung berbagai tingkat energi dan protein terhadap performans ayam pedaging yang dipelihara dalam kandang berlantai litter dan kawat | id |
| dc.type | Dissertations | |
| dc.subject.keyword | Tapioka sebagai pakan energi | |
| dc.subject.keyword | Performa ayam pedaging | |
| dc.subject.keyword | Energi metabolis & protein ransum | |
| dc.subject.keyword | Substitusi jagung dalam pakan | |