Pengaruh Status Gizi yang Digambarkan oleh Nilai Beberapa Komponen Darah terhadap Reproduksi dan Produksi Sapi Perah

Date
1988Author
Ismudiono
Toelihere, Mozes R.
Partodihardjo, Soebadi
Sutardi, Toha
Girindra, Aisyah
A.A. Mattjik
Metadata
Show full item recordAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status gizi ternak sapi perah yang dipelihara dalam pola peternakan rakyat tradisional, yang digambarkan oleh nilai komponen darahnya, dan untuk mengetahui seberapa jauh pengaruh perbaikan ransum yang memenuhi standar kebutuhan minimal disertai suplemen mineral terhadap reproduksi dan produksi sapi perah.
Seluruh penelitian ini meliputi dua percobaan. Percobaan pertama untuk menganalisis status gizi dilakukan dengan mengambil contoh darah pada sapi-sapi perah betina yang dipelihara rakyat di enam kabupaten di Jawa Timur. Tiga kabupaten di dataran rendah (200 m dpl.) dan tiga kabupaten lainnya di dataran tinggi (200 m dpl.). Masing-masing kabupaten diwakili oleh lima ekor pedet, lima ekor dara dan lima ekor dewasa, sehingga jumlah keseluruhan contoh yang diperoleh sebanyak 90 ekor sapi. Dari contoh darah yang diperoleh dilakukan pemeriksaan terhadap jumlah eritrosit, hemoglobin, protein total serum, nilai kalsium serum dan fosfor serum.
Percobaan kedua mempelajari pengaruh perbaikan gizi terhadap reproduksi sapi perah melalui perbaikan ransum dan penambahan berbagai dosis kalsium dan fosfor. Perco-baan ini dilakukan di suatu peternakan rakyat di Kecamatan Driyorejo kabupaten Gresik, Jawa Timur. Sebanyak 24 ekor sapi perah Fresian Holstein betina dewasa dibagi dalam dua kelompok, yaitu 12 ekor dalam masa laktasi dan 12 ekor lainnya dalam masa kering, masing-masing mendapat perlakuan selama 10 minggu.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rataan komponen darah yaitu jumlah eritrosit, hemoglobin, protein total serum, dan fosfor serum pada sapi perah yang dipelihara di dataran tinggi dalam kelas umur pedet, dara dan dewasa tidak berbeda secara nyata (p) 0.05) dengan yang dipelihara di dataran rendah. Nilai rataan kalsium serum dalam kelas umur pedet dan dewasa berbeda secara nyata (p<0.05) berdasarkan letak ketinggian daerah peme-liharaan. Nilai rataan kalsium serum untuk kelas umur pe det yang dipelihara di dataran tinggi adalah 7.370.85 mg/100 ml dan di dataran rendah 8.08 0.63 mg/100 ml, sedangkan untuk sapi dewasa di dataran tinggi adalah 6.64 +0.74 mg/100 ml dan 7.74 0.57 mg/100 ml untuk dataran rendah. Nilai rataan semua komponen darah yang diperiksa berada di bawah nilai rataan komponen darah normal sapi perah seperti yang tercatat pada pustaka.
Penambahan kalsium dan fosfor dalam beberapa dosis perlakuan tidak berpengaruh secara nyata (p) 0.05) terhadap jumlah eritrosit, hemoglobin, volume padat sel (PCV) jumlah trombosit, protein total serum, albumin, globulin, urea darah, alkali fosfatase, glukosa darah, kalsium dan fosfor serum, produksi susu, kadar lemak dan berat jenis air susu. …
Collections
- DT - Veterinary Science [305]

