Show simple item record

dc.contributor.advisorNurhadryani, Yani
dc.contributor.advisorNeyman, Shelvie Nidya
dc.contributor.authorWidhiatno, Dheka
dc.date.accessioned2022-01-22T13:15:28Z
dc.date.available2022-01-22T13:15:28Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/110746
dc.description.abstractRekomendasi impor sapi/kerbau adalah dokumen tertulis yang diberikan kepada pelaku usaha, koperasi peternak, atau kelompok peternak untuk melakukan impor sapi/kerbau. Saat ini, dokumen rekomendasi impor sapi/kerbau diterbitkan secara elektronik melalui SIMREK dalam format PDF. Dokumen tidak memerlukan tanda tangan dan stempel basah tetapi diganti dengan QR Code yang berisi tautan dokumen. Namun, penggunaan QR Code yang hanya berisi tautan dokumen mudah dipalsukan. Oleh karena itu, diperlukan kebutuhan untuk mengadopsi proses yang dapat memverifikasi dan memastikan keaslian dokumen. Tahapan dalam penelitian yang pertama yaitu analisis permasalahan. Pada tahap ini menjadi penting untuk mengetahui proses penerbitan rekomendasi impor sapi/kerbau melalui SIMREK sehingga akan diketahui proses yang harus ditambahkan pada SIMREK untuk meningkatkan keamanan dokumen menggunakan tanda tangan digital. Tahapan kedua yaitu perancangan protokol. Protokol yang dirancang menggunakan tanda tangan digital dengan menerapkan algoritme RSA dan fungsi hash SHA-256. Protokol terdiri dari tiga proses yaitu pembuatan sertifikat elektronik, penandatanganan, dan verifikasi. Pada proses penandatanganan memiliki dua sub proses yang dilakukan secara berurutan yaitu proses penandatanganan QR Code serta dilanjutkan dengan proses penandatangan file PDF. Proses verifikasi dapat dilakukan dengan menggunakan dokumen elektronik dalam bentuk file PDF. Sedangkan untuk dokumen elektronik tercetak, proses verifikasi menggunakan QR Code. Tahapan berikutnya yaitu simulasi untuk menghasilkan dokumen rekomendasi impor sapi/kerbau menggunakan tanda tangan digital. Tahapan yang terakhir yaitu pengujian keamanan dari dokumen yang dihasilkan pada tahap simulasi. Ada 4 kasus yang diujikan. Dari hasil pengujian memberikan hasil bahwa, protokol keamanan dokumen rekomendasi impor sapi/kerbau menggunakan tanda tangan digital dengan menerapkan algoritme RSA dan fungsi hash SHA-256 dapat memberikan jaminan integritas, autentikasi, dan non repudiasi. Pada penelitian ini sertifikat elektronik dibuat melalui SIMREK, sehingga proses verifikasi dokumen rekomendasi impor sapi/kerbau harus melalui SIMREK. Untuk implementasi atau pengembangan akan digunakan sertifikat elektronik yang dikeluarkan oleh certificate authority yang diakui di Indonesia.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePeningkatan Keamanan Pada Sistem Rekomendasi Impor Sapi/Kerbau Ditjen PKH Menggunakan Tanda Tangan Digitalid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordcattle/buffalo import recommendationid
dc.subject.keyworddigital signatureid
dc.subject.keywordHash SHA- 256id
dc.subject.keywordQR Codeid
dc.subject.keywordRSA Algorithmid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record