| dc.description.abstract | Penelitian ini dilakukan dari Mei 1984 sampai Maret 1987 di Kecamatan Darussalam dan Syiah Kuala, Kabupaten Aceh Besar, Propinsi Daerah Istimewa Aceh, dengan tujuan utama untuk mengetahui pola dan kecapatan pertumbuhan anak kambing Kacang yang berasal dari tetua yang telah mengalami seleksi massa. Selain itu diperoleh pula data lainnya seperti korelasi genetik dan heritabilitas bobot badan. Hasil penelitian ini diharapkan berguna bagi peningkatan produksi ternak kambing Kacang di Propinsi Daerah Istimewa Aceh terutama di wilayah-wilayah yang belum disusupi oleh Peranakan Etawah, demi keefisienan pemeliharaan dan pelesta-rian sumber genetik ternak asli.
atas Untuk tujuan seperti yang disebut di atas, maka kambing Kacang yang dipakai dalam penelitian ini digolongkan dua golongan besar yaitu : pertama, golongan yang dikawin-kan secara acak tanpa memperhatikan umur dan bobot badan; kedua, golongan yang dikawinkan secara terpilih dengan memperhatikan umur dan bobot badannya. Dalam hal yang terakhir ini, perkawinan dilakukan atar kambing yang berumur serta bobot badan yang setara.
Turunan kambing golongan pertama, baik jantan maupun betina digunakan sebagai kontrol.
Kambing golongan kedua diperoleh secara acak dan dikelompokkan berdasarkan jenis kelamin dan umur. Dengan demikian terdapat delapan kelompok yaitu: J-2, J-4, J-6, J-8, B-2, B-4, B-6 dan B-8 (J jantan, B betina dan angka = kode umur dengan catatan 2, 4, 6 dan 8 adalah kode untuk umur 1-1.5, 2-2.5, 3-3.5 dan lebih dari 4 tahun. Dari hasil penghitung-an nilai rataan dan simpangan baku (SB) dari bobot badan, maka setiap kelompok dibagi lagi atas tiga anak-kelompok yaitu anak kelompok A, B dan C dimana AX 1SB, XBX + 1SB dan CX sehingga akhirnya terdapat 24 anak kelompok materi penelitian yaitu 12 anak-kelompok jantan dan 12 anak-kelompok betina. Diadakan penyilangan (perkawinan) antara, anak anak kelompok jantan dan betina dengan metode perkawinan terpilih (setara) sebagai berikut: ... | |