Show simple item record

dc.contributor.advisorBaskoro, Dwi Putro Tedjo
dc.contributor.advisorRachman, Latief Mahir
dc.contributor.authorRiskawati
dc.date.accessioned2021-09-18T00:25:21Z
dc.date.available2021-09-18T00:25:21Z
dc.date.issued2021-09
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/109284
dc.description.abstractPenilaian kualitas fisik tanah secara terintegrasi masih jarang dilakukan, sehingga perlu mengintergrasikan indikator sifat fisik tanah untuk memperoleh penilaian secara keseluruhan melalui penyusunan indeks kualitas fisik tanah untuk mencerminkan produktivitas tanah dalam mendukung pertumbuhan suatu tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan parameter fisik tanah yang paling berpengaruh terhadap kualitas fisik tanah dan kaitannya dengan potensi produktivitas tanaman kacang tanah, menentukan cara menilai indeks kualitas fisik tanah dari parameter fisik tanah, mengetahui Indeks Kualitas Fisik Tanah (IKFT) dan hubungannya terhadap produktivitas tanaman kacang tanah/Arachis hypogeal L.) serta mengkaji indeks kualitas fisik tanah berkaitan dan berkontribusi terhadap pengelolaan lahan khususnya pada budidaya tanaman kacang tanah. Lokasi penelitian dilakukan di kebun petani di Desa Cimaung, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Provinsi Banten (Koordinat 6o12’14’’ LS dan 106o11’52’’ BT). Analisis indeks kualitas fisik tanah menggunakan Principal Conponent Analysis (PCA) untuk menentukan Minimun Data Set (MDS) dan bobot (weighted coefisient) dari beberapa indikator fisik tanah. Masing-masing indikator sifat fisik tanah diberi skor antara 0-5 dan disesuaikan dengan kriteria indeks kualitas fisik tanah. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa parameter sifat fisik tanah yang ditetapkan sebagai Minimum Data Set (MDS) tekstur, pori drainase cepat (aerasi), air tersedia dan permeabilitas. Semakin tinggi nilai skor parameter dari MDS terpilih pada unit perlakuan menunjukkan indeks kualitas fisik tanah yang tinggi dan kategori kelas indeks kualitas fisik tanahnya menunjukkan kriteria agak baik yaitu U2, U4, U10; kategori sedang yaitu U1, U3, U5, U6-U9, U11-U14; dan agak buruk yaitu U15. Penilaian IKFT dalam suatu satuan lahan mampu memperlihatkan kualitas fisik tanah yang beragam yang direpresentasikan oleh beberapa sifat fisik tanah. Indeks kualitas fisik tanah berkorelasi positif dengan produktivitas kacang tanah dengan R= 0,343 dan indeks kualitas fisik tanah mampu mendukung pengelolaan lahan dan menjadi petunjuk untuk pengembangan tanaman pada media pembuahan tanaman kacang tanah.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleAnalisis Indeks Kualitas Fisik Tanah dan Hubungannya Terhadap Produktivitas (Studi Kasus: Tanaman Kacang Tanah/ Arachis hypogeal L.)id
dc.title.alternativeAnalysis of Soil Physical Quality Index and Its Relation with Productivity (Case Study: Groundnut/ Arachis hypogeal L.)id
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordBobotid
dc.subject.keywordIntegrasiid
dc.subject.keywordMDSid
dc.subject.keywordPCAid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record