View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Taksasi Kehilangan Hasil oleh Penyakit Belang pada Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) di Desa Ridan Permai, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (701.2Kb)
      Fullteks (6.808Mb)
      Lampiran (336.2Kb)
      Date
      2020
      Author
      Islami, Nisa Fadhila
      Damayanti, Tri Asmira
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Peanut mottle virus (PMoV), penyebab penyakit belang dapat menjadi pembatas produksi kacang tanah. Gejala penyakit belang berupa warna hijau gelap dan hijau muda, klorosis, dan dapat menyebabkan kerdil. Penelitian ini bertujuan menaksir kehilangan hasil kacang tanah akibat infeksi PMoV di pertanaman kacang tanah Desa Ridan Permai, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Tanaman diamati setiap minggu selama tujuh kali hingga waktu panen dengan mengukur insidensi dan keparahan penyakit, tinggi tanaman, dan hasil panen. Keparahan penyakit tanaman contoh ditentukan berdasarkan pengamatan visual yang terdiri atas 30 tanaman dari setiap kategori gejala belang ringan, sedang, dan berat. Korelasi antara insidensi penyakit, keparahan penyakit, dan tinggi tanaman dengan kehilangan hasil ditentukan dengan persamaan regresi sederhana. Insidensi penyakit, keparahan penyakit, dan tinggi tanaman meningkat setiap minggu. Tinggi tanaman menunjukkan perbedaan yang nyata dari tiap kategori hingga minggu ke-4 pengamatan, sedangkan minggu ke-5 hingga ke-7 tidak berbeda nyata. Infeksi PMoV secara nyata menyebabkan penurunan bobot polong, jumlah total polong, dan jumlah polong bernas. Kehilangan hasil tertinggi mencapai 67.86% ditunjukkan oleh gejala belang berat dan menyebabkan persentase polong kosong sebesar 23.38%, sedangkan tanaman sehat sebesar 4.92%. Tinggi tanaman dan area di bawah kurva perkembangan penyakit (AUDPC) berkorelasi negatif dengan kehilangan hasil. Namun, keparahan penyakit dan AUDPC berkorelasi positif dengan kehilangan hasil.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/109270
      Collections
      • UT - Plant Protection [2516]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository