Show simple item record

dc.contributor.advisorSoehartono, R Harry
dc.contributor.advisorWinarsih, Wiwin
dc.contributor.authorAmarsa, Dimas Maulana
dc.date.accessioned2021-08-26T06:46:44Z
dc.date.available2021-08-26T06:46:44Z
dc.date.issued2021
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/108797
dc.description.abstractPenyakit pada sapi perah merupakan gangguan pemeliharaan yang sering berakibat kerugian ekonomi bagi kelompok peternak khususnya koperasi. Penelitian bertujuan mengetahui tingkat kejadian penyakit sapi perah yang sering terjadi dan dugaan hubungannya dengan cuaca dan faktor lain di KPGS Cikajang. Data diambil dari laporan praktik lapang mahasiswa PPDH FKH IPB periode 2014–2018. Penelitian dilakukan dengan merekap data per periode tiga bulan (trimester). Penyakit yang dibahas dalam penelitian ini yaitu lima kejadian penyakit dengan tingkat kejadian tertinggi. Lima penyakit tersebut ialah mastitis klinis, enteritis, hipokalsemia, impaksi rumen, dan helminthiasis. Total kejadian penyakit yang dilaporkan total berjumlah 403 kejadian dari 44 jenis penyakit. Kelima penyakit tersebut mewakili sebanyak 206 kejadian penyakit atau sebanyak 51,61%. Faktor cuaca diduga memengaruhi tingkat kejadian kelima penyakit tersebut, curah hujan yang besar dan suhu yang rendah diduga menjadi sebab utama. Tingginya kelima kejadian tersebut juga dapat dipengaruhi oleh faktor lain seperti pakan, perkandangan, dan mikroorganisme lingkungan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleStudi Tingkat Kejadian Penyakit Pada Sapi Perah di Koperasi Peternak Garut Selatan (KPGS) Cikajang Tahun 2014-2018id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordFaktor Cuacaid
dc.subject.keywordKejadian Penyakitid
dc.subject.keywordKPGS Cikajangid
dc.subject.keywordSapi Perahid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record