Show simple item record

dc.contributor.advisorHakim, Dedi Budiman
dc.contributor.advisorWidyastutik
dc.contributor.authorFitriani, Sri Amanda
dc.date.accessioned2021-08-24T00:51:11Z
dc.date.available2021-08-24T00:51:11Z
dc.date.issued2021
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/108699
dc.description.abstractSetiap negara saat ini mengadopsi sistem perekonomian yang terbuka, baik dari sisi perdagangan maupun sisi keuangan. Negara dengan sistem perekonomian terbuka ialah negara yang turut andil dalam kegiatan luar negeri berupa ekspor dan impor pada barang dan jasa. Keterbukaan perdagangan dipandang sebagai hal penting untuk menunjang kebutuhan domestik dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang membuat negara saling bekerjasama. Dilihat dari tren rasio keterbukaan perdagangan Indonesia yang cenderung menurun tidak sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cenderung meningkat. Studi empiris mengenai pengaruh keterbukaan perdagangan terhadap pertumbuhan ekonomi merupakan hal yang menarik untuk diteliti kembali. Ada beberapa penelitian yang telah dilakukan mengenai topik ini, dengan hasil temuan yang berbeda. Kebanyakan penelitian-penelitian sebelumnya lebih memfokuskan hanya pada satu indikator keterbukaan perdagangan, sedangkan indikator keterbukaan perdagangan belum ada ukuran yang pasti. Setiap indikator keterbukaan perdagangan menangkap efek yang berbeda. Penelitian ini menggunakan beberapa indikator keterbukaan perdagangan (ekspor ditambah impor, ekspor, dan impor). Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh keterbukaan perdagangan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia dalam jangka panjang dan jangka pendek. Jenis data penelitian adalah data sekunder dalam deret waktu tahunan (time series) dari tahun 1980 sampai tahun 2019. Metode penelitian yang digunakan ialah Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Dari penelitian ini, model yang memiliki pengaruh indikator keterbukaan perdagangan terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi adalah indikator keterbukaan perdagangan (ekspor ditambah impor). Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara keterbukaan perdagangan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia dalam jangka panjang dan jangka pendek. Dalam jangka panjang terdapat pengaruh yang negatif dan tidak signifikan antara Foreign Direct Investment (FDI) dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia, sedangkan dalam jangka pendek terdapat pengaruh positif. Untuk modal manusia memiliki pengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada jangka panjang dan jangka pendek. Rekomendasi dari penelitian ini, perlu adanya peningkatan keterbukaan perdagangan (ekspor ditambah impor), adanya impor (didominasi bahan baku) dapat meningkatkan ekspor dan harus didukung peningkatan nilai tambah pada barang atau jasa yang diproduksi di Indonesia, dan peningkatan pada jumlah masyarakat yang mengenyam pendidikan tingkat Perguruan Tinggi (PT).id
dc.description.abstractEvery country is currently adopting open economic system, both in terms of trade and finance. The country with an open economic system has a country that participates in foreign activities in the form exports and imports of goods. Trade openness is seen as important to support domestic needs and encourage economic growth that makes countries cooperate with each other. The trend of Indonesia’s trade openness ratio which tends to decrease, it has not tren with Indonesia’s economic growth which tends to increase. Emperical studies on the effect of trade openness on economic growth are interesting to be re-examined. Empirical studies examining the relationship between trade openness and economic growth in Indonesia are common. Some studies only use the export ratio to indicate trade openness, while the proxy indicator for trade openness does not have a definite measure. Each trade openness indicator captures a different effect. This study employs several trade openness measures (export plus import, export, and import). This study aims to anaylze the effect of trade openness on economic growth in Indonesia, both in the short and long term, using various trade openness indicators. The type of research data is secondary data in an annual time series from 1980 to 2019. The method used in this study is Autoregressive Distributed Lag (ARDL). From this research, the best model is trade openness measure (export plus import). There has an effect of trade openness on economic growth in Indonesia in the long and short term. For a long term, there has been a negative and not significant influence of Foreign Direct Investment (FDI) on economic growth in Indonesia; however, there is a positive relationship in the short term. There has a positive influnce of human capital on economic growth in Indonesia, both in the long and short term. This study suggests a need for an increase trade openness (exports and imports), the exixtence of imports (dominated by capital good) can increase exports and must be supported by increased value added to goods or services produced in Indonesia and providing easy access for people to pursue higher education.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleAnalisis Pengaruh Keterbukaan Perdagangan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia: Pendekatan Autoregressive Distributed Lagid
dc.title.alternativeAnalysis of the Effect of Trade Openness on Economic Growth in Indonesia: Approach Autoregressive Distributed Lagid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordARDLid
dc.subject.keywordExportid
dc.subject.keywordFDIid
dc.subject.keywordImportid
dc.subject.keywordSchool enrollment tertiaryid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record