Uji Aktivitas Antibakteri Nano Gel Boswellic Acid Terhadap Bakteri Penyebab Infeksi Acne Vulgaris
Date
2021-06-11Author
Damhuri, Dedi
Wientarsih, Ietje
Indrawati, Agustin
Purwono, Rini Madyastuti
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri penyebab infeksi pada acne vulgaris (AV), mengetahui dan menemukan pelarut yang baik untuk boswellic acid (BA), mengetahui dan menganalisis karakteristik partikel nano boswellic acid (NBA), menemukan formulasi nano gel boswellic acid (NgBA) yang baik sebagai sediaan obat topikal AV, serta mengetahui dan membandingkan kemampuan antibakteri yang dimiliki oleh BA, NBA, dan NgBA terhadap P. acnes, S. aureus, dan S. epidermidis. Bakteri diisolasi dengan menggunakan streak plate method dari 5 orang pasien AV. Identifikasi bakteri dilakukan dengan uji biokimia dan pewarnaan gram. Uji kelarutan BA dilakukan terhadap 5 jenis pelarut yaitu etanol 70% dan 96%, tween 80 3% dan 100%, serta DMSO. Proses pembuatan partikel nano dilakukan dengan metode ultrasonikasi yang dilakukan selama 30 menit dan 150 menit. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan menggunakan metode agar well diffusion. Bakteri yang ditemukan pada acne vulgaris yaitu Propionibacterium. acnes, Staphylococcus aureus, dan Staphylococcus epidermidis. Tween dan DMSO mampu melarutkan BA, namun etanol tidak mampu melarutkannya dengan membentuk gumpalan. Jenis pelarut yang paling baik untuk melarutkan BA adalah DMSO. Partikel NBA mempunyai bentuk bulat dengan permukaan yang halus dan kestabilan yang cukup baik. Partikel NBA yang diultrasonikasi selama 150 menit mempunyai ukuran 282.3 nm dan nilai PdI 0.716, yang diultrasonikasi selama 30 menit mempunyai ukuran 581.9 nm dengan nilai PdI 0.715, sedangkan yang tidak dilakukan ultrasonikasi mempunyai ukuran 1110 nm dan nilai PdI 0,773. Boswellic acid mempunyai kemampuan untuk menghambat pertumbuhan bakteri P. acnes, S. aureus dan S. epidermidis, kemampuan ini meningkat saat ukuran partikel menjadi nano, dan semakin meningkat saat dibuat menjadi sediaan obat bentuk gel. Formulasi gel yang paling baik berdasarkan uji mutu dan uji aktivitas antibakteri yaitu NgBA-F3. This study aimed to identify the bacteria that cause infection in acne vulgaris (AV), finding a good solvent for boswellic acid (BA), knowing and analyzing the characteristics of nano boswellic acid (NBA), finding a good nano gel boswellic acid (NgBA) formulation as a topical AV drug preparation, as well as knowing and comparing the antibacterial ability of BA, NBA, and NgBA against P. acnes, S. aureus, and S. epidermidis. Bacteria was isolated using the streak plate method from 5 acne patients. The identification of bacteria was carried out by biochemical tests and gram staining. The solubility test for BA was carried out on 5 types of solvents, namely 70% and 96% ethanol, 3% and 100% tween 80, and DMSO. The process of making nanoparticles was carried out by the ultrasonication method which was carried out for 30 minutes and 150 minutes. The antibacterial activity test was carried out using the agar well diffusion method. The bacteria found in acne vulgaris was Propionibacterium acnes, Staphylococcus aureus, and Staphylococcus epidermidis. Tween and DMSO were able to dissolve BA, but ethanol was unable to dissolve it by forming lumps. The best solvent to dissolve BA was DMSO. The NBA particles had a round shape with a smooth surface and good stability. The particle size in each sample showed different results, NBA-N1 showed 581.9 nm-sized with 0.715 PdI value, and NBA-N2 showed 282.3 nm-sized with 0.716 PdI value, and BA-K showed 1110 nm-sized with 0,773 PdI value. The BA had an antibacterial properties to inhibit the growth of P. acnes, S. aureus and S. epidermidis bacteria, this ability increased when the particles were nano-sized, and became much better when it was made into gel drug preparations. The best gel formulation based on the quality test and antibacterial activity test was NgBA-F3.
Collections
- MT - Veterinary Science [974]
