Show simple item record

dc.contributor.advisorRushayati, Siti Badriyah
dc.contributor.advisorDamayanti, Ratih
dc.contributor.authorAlwiadhi, Muhammad Reza
dc.date.accessioned2021-04-20T01:41:42Z
dc.date.available2021-04-20T01:41:42Z
dc.date.issued2021
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/106599
dc.description.abstractTingginya aktivitas industri dan transportasi menyebabkan pencemaran udara. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengaruh gas pencemar udara terhadap struktur anatomi dan warna daun tiga jenis pohon yaitu mahoni, kenari dan nangka serta mengidentifikasi jenis pohon yang dapat digunakan sebagai bioindikator pencemaran udara. Hasil penelitian menunjukkan pada lokasi tercemar berat, terjadi perubahan warna daun nangka secara signifikan dari hijau ke kemerahan. Dalam penyimpanan selama empat minggu, perbedaan perubahan warna terbesar terjadi pada daun yang berasal dari lokasi tercemar berat dimana hal ini menunjukkan proses pembusukan yang terjadi lebih cepat dibandingkan daun dari lokasi tercemar ringan. Berdasarkan hasil pengamatan struktur anatomi daun, mahoni dan kenari di daerah tercemar berat memiliki ukuran stomata lebih besar, kerapatan stomata lebih sedikit dan abnormalitas stomata lebih sedikit. Nangka di daerah tercemar berat memberikan respon ukuran stomata lebih kecil, kerapatan stomata lebih sedikit, dan abnormalitas stomata meningkat. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan pohon nangka dapat dijadikan bioindikator kualitas udara.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePerubahan Anatomi dan Warna Daun sebagai Bioindikator Kualitas Udara pada Dua Lokasi Berbeda di Bogorid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordair pollutionid
dc.subject.keywordleaf anatomyid
dc.subject.keywordleaf colorid
dc.subject.keywordstomataid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record