Show simple item record

dc.contributor.advisorSaharjo, Bambang Hero
dc.contributor.authorNurjanah, Yulia Eka
dc.date.accessioned2021-03-25T09:44:21Z
dc.date.available2021-03-25T09:44:21Z
dc.date.issued2021
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/106408
dc.description.abstractKebakaran hutan merupakan salah satu bentuk gangguan hutan yang sering terjadi. Kebakaran hutan di Indonesia setiap tahunnya sering terjadi saat musim kemarau. Faktor penyebab kebakaran hutan di Indonesia yaitu disebabkan oleh faktor alam dan faktor manusia. Kebakaran hutan menimbulkan kerugian yang besar apabila tidak dilakukan pengendalian kebakaran hutan dengan baik. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab terjadinya kebakaran hutan dan mengkaji upaya dalam pengendalian kebakaran hutan serta partisipasi masyarakat dalam pengendalian kebakaran hutan di BKPH Slarang, KPH Pemalang, Jawa Tengah. Kebakaran hutan tertinggi terjadi pada tahun 2015 dengan frekuensi 4 kali serta luas total lahan yang terbakar 11,10 Ha. Kebakaran hutan di BKPH Slarang tersebut menyebabkan kerugian sebesar Rp50.234.000. Bentuk pengendalian yang dilakukan oleh pihak BKPH Slarang yaitu sosialisasi atau penyuluhan mengenai kebakaran. Sosialisasi atau penyuluhan langsung tersebut diberikan kepada masyarakat dalam berbagai kegiatan. Peran masyarakat dalam pengendalian kebakaran hutan di BKPH Slarang sangat tinggi dalam pencegahan maupun pemadaman di BKPH Slarang KPH Pemalang.id
dc.description.abstractForest fires are a form of forest disturbance that often occurs. Every year, forest fires in Indonesia occur during the dry season. The causes of forest fires in Indonesia are natural and human factors. Forest fires cause an enormous loss in properly controlling forest fires. This study aims to analyze the factors that cause forest fires and examine the efforts to control forest fires and the role of community participation in forest fire control at BKPH Slarang, KPH Pemalang, Central Java. The highest forest fires occurred in 2015 with a frequency of 4 times that the total area of land burned was 11,10 hectares. Forest fire in BKPH Slarang caused a loss of costing IDR 50,234,000. The form of control exercised by BKPH is socialization or counseling about fires. Direct socialization or counseling is given to the community in various activities. Community participation is very high in prevention and blackout activities at BKPH Slarang KPH Pemalang.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePeran Masyarakat Dalam Pengendalian Kebakaran Hutan di BKPH Slarang KPH Pemalangid
dc.title.alternativeThe Community Role in Forest Fire Prevention at BKPH Slarang, KPH Pemalangid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordBKPH Slarangid
dc.subject.keywordcausative factorsid
dc.subject.keywordcommunity participationid
dc.subject.keywordcontrol of forest fireid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record