Sifat Genjah Mitan Padi Varietas Pelita I/1 dan IR5

Date
1983Author
Ismachin, Mochamad
Guhardja, Edi
Bari, Abdul
Barizi
Hakim, Rusli
Mikaelsen, Knut
Metadata
Show full item recordAbstract
Tujuan dari penelitian ini ialah untuk memperoleh mutan genjah dari perlakuan dengan sinar gamma atau EMS terhadap varietas Pelita I/1 dan IR 5, dan meneliti genotipe mutan genjah yang diperoleh secara teoritik. Penelitian dilakukan dalam tiga kelompok, yakni penelitian tentang umur berbunga rampak, frekuensi mutasi dan penurunan sifat genjah. Berdasar pengamatan tiga belas varietas padi yang berbeda umurnya didapat gambaran bahwa umur berbunga rampak mempunyai hubungan yang nyata positif dengan umur panen, sehingga umur berbunga rampak dapat digunakan sebagai penciri umur panen. Penyinaran dengan sinar gamma terhadap varietas Pelita I/1 dan IR 5 dapat menimbulkan mutasi genjah pada sel awal sampai 2%, sedang perlakuan dengan EMS dalam penelitian ini hanya menghasilkan mutasi genjah pada sel awal sampai 1% saja. Persilangan antara mutan genjah A23/PsJ/72K yang berasal dari Pelita I/1, mutan genjah $\text{D}_1$ yang berasal dari IR 5, varietas genjah IR 30 dengan varietas berumur sedang Pelita I/1 dan varietas berumur dalam Syntha memberikan hasil pemisahan dalam umur tanaman $\text{F}_2$ yang berbeda-beda. Nampaknya umur tanaman padi dikontrol oleh dua kelompok alel dominan, dimana kelompok yang satu mengontrol sifat berumur dalam dan kelompok yang lain mengontrol sifat berumur genjah. Alel dari masing-masing kelompok berada dalam lokus-lokus dari kromosom yang berlainan. Terbukti bahwa umur genjah pada mutan yang diperoleh terjadi karena termutasinya satu atau lebih alel dominan pada kelompok pengontrol sifat berumur dalam ke arah resesif. Dari hasil persilangan di atas dan persilangan dengan mutan genjah yang lain diperoleh gambaran bahwa alel pengontrol umur genjah berada dalam empat lokus yang berlainan, yakni lokus $\text{E}_1$, $\text{E}_2$, $\text{E}_3$, dan $\text{E}_4$. Alel dari masing-masing lokus tersebut tidak sama derajat kedominanannya. Alel dari kelompok pengontrol umur dalam ada dua yang terciri, yakni alel yang terdapat dalam lokus $\text{L}_1$ dan $\text{L}_2$. Alel-alel inipun nampaknya berbeda derajat kedominanannya. ...

