View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Veterinary Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Veterinary Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Cemaran Escherichia coli pada Daging Se’i dan Sifat Resistansinya terhadap Antibiotik

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (888.6Kb)
      B251180091_Gabryella Fransina Amalo (5.116Mb)
      Date
      2021
      Author
      Amalo, Gabryella Fransina
      Purnawarman, Trioso
      Pisestyani, Herwin
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Daging se’i merupakan produk olahan daging asap lokal yang berasal dari Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Daging se’i banyak dijual di Kota Kupang karena digemari masyarakat dan merupakan salah satu oleh-oleh khas NTT. Pengasapan daging se’i dilakukan dengan menggunakan asap yang berasal dari pembakaran kayu keras, salah satunya adalah kayu kosambi. Pengasapan pada daging se’i dapat menghambat pertumbuhan mikroba, memperbaiki rasa dan menghambat oksidasi lemak. Proses pengolahan yang tidak higienis berpotensi menyebabkan kontaminasi daging se’i oleh bakteri patogen, seperti Escherichia coli yang dapat menyebabkan foodborne disease dan dapat berdampak negatif bagi kesehatan manusia. Tujuan penelitian ini adalah menghitung cemaran E. coli dan memperoleh isolat E. coli dari 11 penjual daging se’i di Kota Kupang, yang terdiri atas lima penjual daging se’i sapi dan enam penjual daging se’i babi. Penelitian ini juga bertujuan mengevaluasi sifat resistansi E. coli terhadap antibiotik. Total sampel daging se’i adalah 33 sampel yang diambil sebanyak satu sampel dari setiap penjual dengan tiga kali ulangan. Isolasi dan identifikasi E. coli dilakukan berdasarkan SNI 2897:2008 dari Badan Standardisasi Nasional tentang Metode Pengujian Cemaran Mikroba dalam Daging, Telur, dan Susu, serta Hasil Olahannya. Pengujian resistansi isolat E. coli terhadap 13 jenis antibiotik yaitu amoksisilin, sefalotin, sefotaksim, gentamisin, streptomisin, asam nalidiksat, siprofloksasin, eritromisin, kloramfenikol, trimetoprim-sulfametoksasol, tetrasiklin, doksisiklin dan kolistin sulfat dilakukan dengan menggunakan metode Kirby-Bauer disk diffusion, berdasarkan standar Clinical Laboratory Standards Institute (CLSI). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata jumlah E. coli dalam daging se’i sapi adalah 7,21 ± 8,09 MPN/g dan daging se’i babi adalah 5,28 ± 5,42 MPN/g. Rata-rata jumlah E. coli baik dalam daging daging se’i babi maupun sapi berada di atas ambang batas maksimum yang ditetapkan dalam SNI 7388:2009 tentang Batas Maksimum Cemaran Mikroba dalam Pangan yaitu < 3 MPN/g. Sebanyak sembilan isolat E. coli (9/15; 60%) asal daging se’i sapi dan empat isolat E. coli (4/18; 22,2%) asal daging se’i berhasil diisolasi dari penelitian ini. Sebanyak sembilan isolat E. coli dari sampel daging se’i sapi telah resistan terhadap eritromisin (100%), tetrasiklin (66,67%) dan doksisiklin (55,56%) masih sensitif terhadap amoksisilin (100%), sefotaksim (100%), gentamisin (100%), siprofloksasin (100%), asam nalidiksat (88,89%), trimetoprim-sulfametoksasol (77,78%), kolistin sulfat (66,67%) dan sefalotin (55,56%). Sebanyak empat isolat E. coli dari sampel daging se’i babi telah resistan terhadap amoksisilin (100%), streptomisin (100%), eritromisin (100%), tetrasiklin (100%), trimetoprim-sulfametoksasol (75%) dan doksisiklin (75%) serta masih sensitif terhadap kloramfenikol (100%), sefotaksim (75%) dan kolistin sulfat (75%). Sebanyak delapan isolat E. coli dari sampel daging se’i sapi dan empat isolat E. coli dari sampel daging se’i babi telah mengalami Multi Drug Resistant (MDR). Simpulan dari penelitian ini yaitu, daging se’i sapi dan se’i babi yang dijual di Kota Kupang memiliki cemaran E. coli dengan jumlah E. coli di atas ambang batas maksimum cemaran mikroba dalam daging asap. Tingkat resistansi E. coli pada daging se’i sangat tinggi pada tiga jenis antibiotik yaitu eritromisin, tetrasiklin dan doksisiklin serta telah mengalami MDR. Keberadaan E. coli yang mengalami MDR maupun resistan non MDR dalam daging se’i dapat menimbulkan ancaman kesehatan bagi masyarakat yang mengonsumsinya.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/105916
      Collections
      • MT - Veterinary Science [974]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository