Show simple item record

dc.contributor.advisorHerliyana, Elis Nina
dc.contributor.authorMuhammad, Syafiq
dc.date.accessioned2021-01-28T09:47:58Z
dc.date.available2021-01-28T09:47:58Z
dc.date.issued2021-01
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/105487
dc.description.abstractJamur tiram (Pleurotus ostreatus) dan jamur kuping (Auricularia auricula) termasuk jenis jamur pangan yang banyak dibudidayakan. Saat ini, dibandingkan jenis kayu sengon (Paraserianthes falcataria), kayu kelor (Moringa oleifera), dan kayu kicopong (Cecropia peltata) merupakan jenis kayu yang penggunaannya masih cukup rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi kayu sengon, kelor, dan kicopong (batang dan ranting) untuk kultivasi jamur tiram dan jamur kuping. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan dua faktor yaitu jenis media dan jenis jamur. Jenis media adalah log dan ranting serta baglog sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jamur yang dikultivasi pada media baglog memiliki hasil yang tertinggi dibanding log dan ranting. Jika dilihat dari media batang dan ranting, ketiga jenis kayu memiliki potensi yang baik sebagai media kultivasi jamur, dengan kicopong sebagai media terbaik. Hama dan penyakit yang cenderung mengganggu pertumbuhan kultivasi jamur adalah jenis Stemonitis sp. dan Corpinus sp.id
dc.description.abstractOyster mushrooms (Pleurotus ostreatus) and ear mushrooms (Auricularia auricula) are among the most widely cultivated types of food mushrooms. At present, compared to sengon wood (Paraserianthes falcataria), kelor (Moringa oleifera), and kicopong (Cecropia peltata) wood are types of wood whose usage is still quite low. This study aims to analyze the potential of sengon, moringa, and kicopong (logs and twigs) wood for the cultivation of oyster mushrooms and ear mushrooms. The study used a completely randomized design (CRD) with two factors, namely the type of media and the type of fungus. Types of media are logs and branches and baglogs for comparison. The results showed that fungi cultivated on baglog media had the highest yield compared to fungi that were cultivated on logs and twigs. When viewed from the stem and twig media, the three types of wood have good potential as a medium for mushroom cultivation, with kicopong as the best medium. Pests and diseases that tend to interfere with the growth of fungal cultivation are Stemonitis sp. and Corpinus sp.id
dc.description.sponsorshipDr Ir Elis Nina Herliyanaid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleKultivasi Dua Jamur Edibel pada Batang dan Ranting Sengon (Paraserianthes falcatraria), Kelor (Moringa oleifera), dan Kicopong (Cecropia peltata)id
dc.title.alternativeCultivation of Two Edible Mushrooms on Wood and Branches of Sengon (Paraserianthes falcatraria), Moringa (Moringa oleifera), and Kicopong (Cecropia peltata) Branches.id
dc.title.alternativeCultivation of Two Edible Mushrooms on Wood and Branches of Sengon (Paraserianthes falcatraria), Moringa (Moringa oleifera), and Kicopong (Cecropia peltata) Branches.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordAuricularia auriculaid
dc.subject.keywordCecropia peltataid
dc.subject.keywordMoringa oleiferaid
dc.subject.keywordParaserianthes falcatariaid
dc.subject.keywordPleurotus ostreatusid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record