Show simple item record

dc.contributor.advisorPrasetyo, Bayu Febram
dc.contributor.advisorMadyastuti P, Rini
dc.contributor.authorAgung, Nulhakim, Muhammad
dc.date.accessioned2021-01-18T00:44:07Z
dc.date.available2021-01-18T00:44:07Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/105275
dc.description.abstractTerapi obat pada penanganan kasus infeksi yang disebabkan oleh virus dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji obat pada penanganan kasus dengan melihat jumlah frekuensi penggunaan terbanyak pada kasus infeksi yang disebabkan oleh virus, yaitu feline calicivirus dan feline panleukopenia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan data rekam medis 61 ekor kucing yang 29 diantaranya terinfeksi feline calicivirus dan 32 lainnya terinfeksi feline panleukopenia. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan obat pada kasus feline calicivirus terdapat 12 jenis perlakuan obat, sedangkan pada kasus feline panleukopenia terdapat 9 jenis perlakuan obat. Frekuensi obat terbanyak yang digunakan berdasarkan catatan rekam medis klinik hewan Starvet Bogor yaitu sediaan metronidazol dikombinasikan dengan sefadroksil sebesar 24.14% penggunaan untuk menangani kasus feline calicivirus dan metronidazol tunggal sebesar 53.13% penggunaan untuk menangani kasus feline panleukopenia.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcVeterinary Clinic Reproduction and Pathologyid
dc.titlePenggunaan Obat Penunjang Terapi Kasus Calicivirus dan Panleukopenia pada Kucing di Klinik Hewan Starvet Bogor Tahun 2017 dan 2018.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordfeline calicivirusid
dc.subject.keywordfeline panleukopeniaid
dc.subject.keywordmetronidazolid
dc.subject.keywordsefadroksilid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record