Ekstraksi dan Klasifikasi Fitur Geometri Kontur Daun Shorea Berbasis Citra Digital
View/ Open
Date
2020Author
Saputra, Muhammad Ikhwani
Herdiyeni, Yeni
Siregar, Iskandar Zulkarnaen
Metadata
Show full item recordAbstract
Shorea merupakan salah satu marga tumbuhan pada susunan hutan hujan tropis
yang memiliki 194 spesies serta kualitas kayu yang baik sehingga sering diolah sebagai
bahan konstruksi ringan hingga berat. Eksploitasi hutan secara masif telah mengancam
kelestarian Shorea di alam. Sebanyak 156 spesies telah tercatat dalam daftar merah IUCN
(International Union for Conservation of Nature). Dari 156 spesies tersebut, 59.6% berada
pada kategori critically endangered sehingga perlu dilakukan konservasi untuk
menyelamatkannya dari kepunahan. Dalam pengumpulan bahan tanaman Shorea pada fase
anakan, sering kali kesulitan membedakan antara anakan Shorea jenis yang lain, sehingga
dapat megakibatkan kesalahan dalam pengumpulannya. Untuk menghidari kesalahan
tersebut, perlu dilakukan identifikasi dengan cepat dan akurat. Karena pentingnya
identifikasi bagi botanikus maka diperlukan suatu alat atau sistem untuk mengidentifikasi
spesies Shorea dengan mudah.
Proses identifikasi dapat dilakukan secara sederhana dengan menggunakan
morfologi tumbuhan. Morfologi tumbuhan berfungsi untuk menggambarkan bagaimana
wujud atau bentuk tumbuhan. Bagian tumbuhan yang mudah dijumpai dan sering
digunakan untuk mengenali jenis tumbuhan adalah daun. Daun memiliki fitur utama yang
membedakan setiap jenis tanaman, salah satunya yaitu Kontur daun. Kontur daun
berperan penting dalam proses identifikasi karena memiliki arsitektur unik yang
membedakan antar jenis tumbuhan. Matematika geometri dapat membantu dalam
mengekstraksi citra kontur daun. Untuk menentukan posisi titik konturmenggunakannilai
koordinat geometri. Nilai koordinat dapat digunakan untuk menghitung sudut, jarak,
kemiringan kontur. Demikian nilai koordinat juga mampu memberikan informasi penting
titik kontur yang unik.
Pendekatan geometri pada penelitian ini akan digunakan untuk
mengekstraksi ciri dengan menghitung nilai jarak, posisi, kemiringan, perubahan
sudut, kelengkungan landmark. Kelima fitur tersebut dianalisis untuk mengetahui
fitur yang paling berpengaruh dalam mengklasifikasikan spesies Shorea spp (S.
acuminata, S. leprosula, S. ovalis, dan S. selanica). Untuk mengklasifikasikan
spesies Shorea spp, teknik klasifikasi yang digunakan adalah Support Vector
Machine (SVM).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan geometri kontur dapat
melakukan ekstraksi nilai fitur jarak, posisi, kemiringan, perubahan sudut,
kelengkungan landmark dengan cukup baik. Untuk setiap fitur, dilakukan analisis
yang hasilnya menunjukkan bahwa fitur kemiringan merupakan fitur yang dapat
membedakan keempat spesies Shorea spp dengan baik. Kemudian, hasil
klasifikasi menggunakan SVM untuk identifikasi spesies Shorea spp
menghasilkan rataaan akurasi tertinggi sebesar 75.67%.
