IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • Final Assignments
      • Doctoral Final Assignments
      • DF - Multidiciplinary Program
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Final Assignments
      • Doctoral Final Assignments
      • DF - Multidiciplinary Program
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Konsumsi Bahan Makanan Campuran dengan Kedelai atau Tempe terhadap Anak Balita Penderita Kurang Kalori-Protein

      Thumbnail
      View/Open
      Abstract (217.2Kb)
      Full Text (2.793Mb)
      Full Text (3.226Mb)
      Abstract (309.6Kb)
      Bab I (311.2Kb)
      Bab II (974.9Kb)
      Bab III (579.4Kb)
      Bab IV (803.6Kb)
      Cover (541.1Kb)
      Daftar Pustaka (529.9Kb)
      Penutup (300.5Kb)
      Date
      1983
      Author
      Hermana
      F.G. Winarno
      Hardjo, Soehadi
      Nasoetion, Andi Hakim
      Karyadi, Darwin
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pengaruh konsumsi bahan makanan campuran dengan kedelai atau tempe terhadap anak balita penderita kurang kalori-protein (Di bawah bimbingan F.G. Winarno, sebagai ketua, Soehadi Hardjo, Andi Hakim Nasoetion dan Darwin Karyadi, sebagai anggota).Kurang kalori-protein (KKP) adalah salah satu dari empat masalah gizi utama di Indonesia. Penderita keadaan gizi kurang ini umumnya adalah anak-anak berumur di bawah lima tahun (balita), terutama yang berada di daerah pedesaan.Dalam usaha menanggulangi masalah KKP, Pemerintah menyelenggarakan program multisektoral dalam bentuk Usaha Perbaikan Gizi Keluarga yang salah satu kegiatan pokoknya adalah pemberian makanan tambahan (PMT). Bahan makanan campuran (BMC) telah digunakan dalam kegiatan PMT.Pada anak penderita KKP telah diketahui bahwa pada saluran pencernaannya terjadi perubahan yang dapat mengakibatkan penyerapan zat-zat gizi terganggu. Karena itu makanan bagi mereka seyogianya dipilih dari jenis yang zat-zat gizinya mudah dicerna dan diserap.Tempe adalah bahan pangan tradisional asli Indonesia yang perlu dikembangkan pemanfaatannya, dalam kegiatan pemberian makanan tambahan. Hasil penelitian di berbagai negara menunjukkan bahwa mutu gizi tempe lebih baik dari pada kedelai, karena mudah dicerna dan diserap zat-zat gizinya. Disamping itu tempe memiliki zat anti-bakteri yang efektif terhadap beberapa bakteri penyebab penyakit saluran pencernaaan. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/1049
      Collections
      • DF - Multidiciplinary Program [812]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository