View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Model Simulasi Dinamika Struktur Tegakan dan Keragaman Jenis pada Hutan Alam Bekas Tebangan (Studi Kasus di HPH PT. Aya Yayang Indonesia Kalimantan Selatan).

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (17.46Mb)
      Date
      2020
      Author
      Sinaga, Rindos
      Kuncahyo, Budi
      Krisnawati, Haruni
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Manajemen pengelolaan hutan yang lestari sangat penting untuk diketahui dan diterapkan pada hutan alam. Hal tersebut dapat dilakukan dengan mengetahui karakteristik hutan yang ditunjukkan dengan perilaku tegakan akibat adanya dinamika tegakan atau proses biologis tegakan yang dapat mempengaruhi daya regenerasinya. Penelitian ini dilaksanakan pada PUP di areal HPH PT. Aya Yayang Indonesia Kalimantan Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola dinamika struktur tegakan, komposisi dan keragaman jenis, dan menyusun model simulasi dinamika tegakan guna mengetahui perilaku tegakan dengan mengetahui besaran standing stock, menentukan besarnya intensitas penebangan, dan menentukan jangka waktu siklus tebang yang lestari. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam manajemen pengelolaan hutan lestari adalah dengan model simulasi. Dinamika tegakan hutan yang diteliti menunjukkan bahwa komposisi struktur tegakan pada areal bekas tebangan mengikuti bentuk huruf J terbalik. Hal yang sama juga ditunjukkan oleh bidang dasar tegakan. Terdapat 65 jenis pohon yang terbagi ke dalam 26 suku dari seluruh petak pengamatan. Jenis yang paling mendominasi adalah Meranti Merah (Shorea sp.) dari suku Dipterocarpaceae (INP= 23,82) atau sekitar 20,45 % dari total kerapatan pohon. Dalam simulasi model terdapat lima perlakuan (skenario) yang dibuat untuk menetukan tingkat intensitas penebangan dan jangka waktu siklus tebang. Skenario 4 merupakan perlakuan yang paling baik (80 % untuk KD 60up dan 40 % untuk KD 50-59,9) dan mempunyai siklus tebang 30 tahun. Selain itu, skenario 5 juga dapat diterapkan pada areal bekas tebangan jika permintaan kayu di pasar semakin tinggi.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/104795
      Collections
      • UT - Forest Management [3207]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository