Show simple item record

dc.contributor.advisorSantosa, Yanto
dc.contributor.authorMukorobin, Andiansah Rahmat
dc.date.accessioned2020-12-24T01:47:56Z
dc.date.available2020-12-24T01:47:56Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/104741
dc.description.abstractPerkebunan kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Indonesia mengalami perluasan wilayah setiap tahunnya, ekspansi ini menuai banyak tuduhan negatif sebagai penyebab kerusakan lingkungan termasuk penurunan keanekaragaman spesies herpetofauna. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan keanekaragaman dan komposisi spesies herpetofauna pada berbagai jenis tutupan lahan. Penelitian dilakukan di PT Bina Sawit Makmur pada tanggal 26 Desember 2019 - 20 Januari 2020 dengan menggunakan metode Visual Encounter Survey (VES) dan metode analisis vegetasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keanekaragaman spesies herpetofauna di berbagai jenis tutupan lahan perkebunan kelapa sawit PT Bina Sawit Makmur bervariasi. Jumlah spesies tertinggi dijumpai sebanyak 12 jenis herpetofauna pada tutupan lahan semak belukar (SB), nilai indeks keanekaragaman dan indeks kekayaan tertinggi berada pada tipe tutupan lahan SB dengan nilai H' = 2,35 dan Dmg = 3,81, indeks kemerataan tertinggi terdapat pada tutupan lahan nilai konservasi tinggi (NKT) dengan nilai E = 0,96, sementara nilai kesamaan jenis tertinggi adalah antara tutupan lahan sawit sedang (SS) dengan sawit tua (ST) sebesar 0,71.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcConservation of forest resources and ecotourismid
dc.titleVariasi Keanekaragaman Jenis Herpetofauna pada Berbagai Tipe Tutupan Lahan di Kebun Sawit PT Bina Sawit Makmur Sumatera Selatanid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordherpetofaunaid
dc.subject.keywordkeanekaragaman jenisid
dc.subject.keywordkebun kelapa sawitid
dc.subject.keywordSumatera Selatanid
dc.subject.keywordtipe tutupan lahanid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record