Show simple item record

dc.contributor.advisorHadi, Yusuf Sudo
dc.contributor.authorIsmayani, Anggie Fitriana
dc.date.accessioned2020-12-24T00:29:10Z
dc.date.available2020-12-24T00:29:10Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/104474
dc.description.abstractPemanfaatan pada bagian batang kelapa sawit (BKS) (Elaeis guineensis Jacq.) masih belum optimal karena BKS umumnya dibakar atau dibiarkan menumpuk. Batang kelapa sawit memiliki sifat keawetan yang rendah dimana BKS termasuk kedalam kelas awet V. Untuk meningkatkan keawetan BKS maka perlu dilakukan modifikasi kimia melalui proses furfurilasi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mendapatkan konsentrasi dan lama perendaman BKS pada larutan furfuril alkohol (FA) paling optimal kemudian diuji terhadap serangan rayap tanah melalui uji kubur (graveyard test). Batang kelapa sawit direndam dengan FA 25%, 50% dan 100% masing-masing selama 6 jam, 12 jam dan 24 jam. Pengujian kubur mengikuti standar ASTM D 1758-06 yang telah dimodifikasi. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan peningkatan konsentrasi FA dan lama perendaman berpengaruh nyata terhadap nilai WPG, kadar air, WL dan ketahanan terhadap rayap tanah pada BKS. Perlakuan FA pada konsentrasi 50% selama 6 jam menunjukkan nilai yang baik untuk ketahanan BKS terhadap serangan rayap untuk pengujian selama 3 bulan, namun untuk pengujian yang lebih lama seyogyanya dengan konsentrasi 100% selama 24 jam agar weight percent gain minimal 40%.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcForest productid
dc.titleKetahanan Batang Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Terfurfurilasi terhadap Serangan Rayap Tanah Melalui Uji Kuburid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordBKSid
dc.subject.keywordfurfuril alkoholid
dc.subject.keywordperendamanid
dc.subject.keywordweight percentid
dc.subject.keywordgainid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record