Penggunaan Metode Jumlah Panas untuk Menentukan Umur Jagung serta Penelaahan Pertumbuhan dan Produksinya pada Beberapa Lokasi dan Jenis Tanah

Date
1983Author
Ismal, Gazali
Rumawas, Fred
Koswara, Jajah
Koswara, Oetit
de Rozari, M. Bl.
Metadata
Show full item recordAbstract
Jagung (Zea mays L.) masih menempati tempat kedua terpenting sebagai bahan makanan pokok di Indonesia sampai saat ini. Deskripsi umur kematangannya menggunakan metode klasik (jumlah hari). Di dalam praktek metode tersebut sulit untuk dijadikan pegangan pada berbagai tempat penanaman yang berbeda lingkungan fisiknya terutama ketinggian dari permukaan laut.Metode jumlah panas untuk menentukan umur kematangan jagung sangat praktis dan mudah dalam pelaksanaannya. Kegunaannya sangat besar sekali untuk melacak perkembangan tanaman dan meramalkan produksi dengan memasukkan beberapa peubah lain. Deskripsi umur dengan satuan panas jauh lebih baik dibandingkan dengan jumlah hari. Di luar negeri telah berkembang dengan pesat sampai tahun-tahun terakhir ini. Tetapi di Indonesia belum dikembangkan karena belum diketahui apakah berlaku.

