View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Potensi Cendawan Endofit dalam Menghambat Penularan Bean common mosaic virus Melalui Aphis craccivora Koch. pada Kacang Panjang

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (14.48Mb)
      Date
      2020
      Author
      Akbar, Umar Sadikin
      Damayanti, Tri Asmira
      Wiyono, Suryo
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Bean common mosaic virus (BCMV) merupakan virus utama pada kacang panjang di Indonesia. Berbagai upaya pengendalian perlu dilakukan untuk mengatasi infeksi BCMV, diantaranya pengendalian secara biologi dengan cendawan endofit. Cendawan endofit diketahui berperan sebagai agens hayati terhadap patogen dan penginduksi pertumbuhan tanaman. Tujuan penelitian ini adalah menguji pengaruh aplikasi cendawan endofit dalam menekan penularan BCMV melalui serangga vektor Aphis craccivora pada tanaman kacang panjang. Cendawan endofit yang diuji yaitu Lecanicillium lecanii, Nigrospora sp., dan isolat endofit H5. Cendawan endofit diberikan dengan cara perendaman benih dan semprot sehari sebelum penularan virus. Percobaan dilakukan dengan rancangan acak lengkap (RAL), setiap perlakuan terdiri atas 15 tanaman sebagai ulangan. Parameter yang diamati adalah perkecambahan benih, parameter agronomi, dan parameter penyakit. Secara umum tanaman yang diberi perlakuan cendawan endofit menunjukkan parameter agronomi dan penyakit yang lebih baik dibandingkan tanaman kontrol tanpa perlakuan. Perlakuan cendawan endofit mampu meningkatkan daya berkecambah dan indeks vigor. Selain itu, perlakuan cendawan endofit juga mampu meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, memperpanjang waktu inkubasi, menurunkan skor keparahan penyakit dan titer virus secara nyata jika dibandingkan tanaman kontrol. Berdasarkan uji serologi pada sampel kutudaun dan tanaman perlakuan, ketiga cendawan endofit secara nyata menunjukkan aktivitas antifeedant dan antiviral yang menghambat A. craccivora untuk menularkan BCMV serta menurunkan titer virus pada sampel daun tanaman dibandingkan tanaman kontrol tanpa perlakuan. Aktivitas antifeedant dan antiviral tidak berbeda nyata pada ketiga cendawan endofit.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/103861
      Collections
      • UT - Plant Protection [2516]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository