Show simple item record

dc.contributor.advisorMaddu, Akhiruddin
dc.contributor.advisorIrzaman
dc.contributor.authorZikri, Zetria
dc.date.accessioned2020-11-11T02:03:03Z
dc.date.available2020-11-11T02:03:03Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/103775
dc.description.abstractGelombang ultrasonik telah digunakan untuk membantu sintesis ZnO. ZnO terbentuk dari campuran ZnAc dan NaOH. ZnO disintesis dengan variasi konsentrasi ZnAc 0.5 M ( ZnO 1:1 ) dan 1.5 M ( ZnO 3:1 ) yang dicampurkan dengan NaOH konsentrasi 0.5 M. Sampel yang diporoleh dikarakterisasi dengan XRD dan SEM. Karakterisasi difraksi sinar-X menunjukkan bahwa struktur kristal ZnO yang dihasilkan merupakan heksagonal dengan pertumbuhan yang dominan pada orientasi bidang nonpolar a dengan indeks hkl 101. Kristalinitas dan kemurnian kristal ZnO 1:1 lebih baik dibandingkan ZnO 3:1 ditunjukan dengan intensitas puncak difraksi sinar-X yang lebih tinggi, sempit dan tajam. Untuk ukuran kristalit ZnO 1:1 mempunyai rata-rata ukuran kristalit 30.57 ± 4.31 nm sedangkan ZnO 3:1 mempunyai ukuran rata-rata 20.25 ± 7.12 nm. Dari ukuran kristal yang terbentuk partikel ZnO termasuk nanokristal. ZnO 1:1 terbentuk batang-batang nano (nanorods) sedangkan pada ZnO 3:1 tidak terbentuk batang-batang nano (nanorods). Untuk ukuran morfologi, ZnO 1:1 mempunyai rata-rata ukuran butiran kristal 230 nm dan lebih besar dibandingkan ukuran ZnO 3:1 yang mempunyai rata-rata ukuran butiran kristal 50 nm.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPhysicsid
dc.titleSintesis Nanorod Seng Oksida (ZnO) dengan Metode Sonokimiaid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordnanorotid
dc.subject.keywordsintesisid
dc.subject.keywordsonokimiaid
dc.subject.keywordZnOid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record