Show simple item record

dc.contributor.advisorAgmalaro, Muhammad Asyhar
dc.contributor.advisorSitanggang, Imas Sukaesih
dc.contributor.authorKesuma, Dicky Arya
dc.date.accessioned2020-11-11T01:48:41Z
dc.date.available2020-11-11T01:48:41Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/103731
dc.description.abstractDeforestasi dan degradasi hutan terjadi di Indonesia akibat kebakaran hutan dengan jumlah luas hutan yang terkena dampak sangat banyak. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) gambut menimbulkan kabut asap yang mengandung karbon organik yang berbahaya, seperti CO yang berdampak buruk baik bagi kesehatan manusia dan CO2 yang berdampak buruk baik bagi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk pemodelan estimasi nilai konsentrasi polutan CO dan CO2 dari kabut asap akibat karhutla gambut menggunakan algoritme Support Vector Regression dengan kernel radial basis function. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data trajectory kabut asap yang dihasilkan oleh simulasi HYSPLIT di Sumatra pada tahun 2019. Hasil penelitian ini menunjukkan model CO memiliki parameter-parameter SVR yaitu gamma sebesar 2.0, cost sebesar 3.0 dan epsilon sebesar 0.05 dengan RMSE yaitu 2.9902×10-6 dan koefisien korelasi yaitu 0.59803. Model terbaik dari data CO2 menghasilkan RMSE sebesar 2.2059×10-6 dan koefisien korelasi sebesar 0.44701 dengan parameter-parameter SVR gamma yaitu 1.0, cost sebesar 1.5 dan epsilon sebesar 0.20. Estimasi nilai polutan yang dihasilkan oleh model mampu mengikuti pola yang dimiliki oleh nilai aktualnya.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcComputer Scienceid
dc.titleModel Estimasi Konsentrasi Polutan CO dan CO2 Menggunakan Algoritme Support Vector Regressionid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordCOid
dc.subject.keywordCO2id
dc.subject.keywordlahan gambutid
dc.subject.keywordkarhutlaid
dc.subject.keywordsupport vector regressionid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record