| dc.description.abstract | Industri minyak sawit Indonesia memiliki keunggulan komparatif dalam hal
luas lahan dan biaya produksi minyak kelapa sawit termurah di dunia. Penanaman
modal asing (PMA) adalah salah satu komponen aliran modal masuk yang selama
ini dianggap relatif stabil dan memiliki risiko kecil juga diyakini mampu
mendorong pertumbuhan ekonomi, alih teknologi, dan proses manajemen serta
meningkatkan kinerja kegiatan bisnis. Ada tidaknya pengaruh dari permodalan
akan bergantung kepada pemanfaatannya dan manajemennya. Manajemen
perusahaan akan menentukan bagaimana memanfaatkan tambahan modal yang
diterimanya. Pemanfaatan inilah yang akan menentukan apakah permodalan yang
diterima akan berpengaruh atau tidak terhadap kinerja perusahaan. Namun
perusahaan yang bersumber dari modal asing akan unggul dikarenakan adanya
transfer teknologi, manajemen perusahaan dan inovasi-inovasi baru yang akan
meningkatkan kinerja perusahaan. Selain penanaman modal hal lain yang perlu
diperhatikan dalam peningkatan kinerja perusahaan adalah aspek sumber daya
manusia, aspek produksi, dan aspek pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis pengaruh penanaman modal asing dan faktor-faktor lainnya terhadap
kinerja perusahaan minyak sawit Mentah atau crude palm oil (CPO) di Indonesia.
Kepemilikan pabrik kelapa sawit pada beberapa penelitian memengaruhi
kinerja dari pabrik, dimana pabrik milik asing lebih efisien dibanding milik
pemerintah. Pengeluaran produksi, pengeluaran lain, dan aset tetap yang dimilki
pabrik kelapa sawit asing lebih besar dibanding milik domestik. Hal ini karena
produk industri turunan CPO pada pabrik milik asing lebih terintegrasi.
Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda
dengan bantuan software STATA 13. Data yang digunakan adalah data sekunder
yang diperoleh dari survei tahunan industri besar dan sedang tahun 2015 yang
dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), serta publikasi internasional, publikasi
nasional, dan sumber lain yang terkait dengan tujuan penelitian. Dengan
menggunakan pendekatan uji asumsi klasik.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penanaman modal asing dapat secara
signifikan meningkatkan kinerja baik omset dan profit di perusahaan-perusahaan
CPO di Indonesia. Adapun faktor-faktor lainnya yang memengaruhi omset
perusahaan CPO yaitu upah tenaga kerja, bahan baku, dan ekspor secara signifikan
memengaruhi omset perusahaan CPO. Sedangkan faktor-faktor lainnya yang
memengaruhi profit perusahaan CPO yaitu jumlah tenaga kerja, upah, bahan baku,
dan ekspor. Faktor yang paling memengaruhi omset adalah bahan baku sedangkan
faktor yang paling memengaruhi profit adalah ekspor. | id |